Momentum rohani tersebut menjadi tanda perjalanan panjang pelayanan Injil di Tanah Mek sekaligus wujud syukur atas perubahan besar yang terjadi dalam kehidupan masyarakat sejak masuknya Injil lima dekade lalu.
Firman Tuhan disampaikan oleh Usman Kobak dengan dasar Alkitab Roma 1:16-17 mengangkat tema: “Injil Menyelamatkan Kita” serta subtema: “Melalui Yubelium Injil Masuk Suku Mek, Marilah Kita Berbuah dan Berdampak Dalam Pelayanan.”
Perayaan akbar ini turut dihadiri oleh Didimus Yahuli, Wakil Bupati Yahukimo, Ketua dan Anggota DPRK Kabupaten Yahukimo, Anggota DPR Papua Pegunungan, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Pegunungan, para pimpinan OPD Kabupaten Yahukimo, perwakilan Lembaga Alkitab Indonesia, para misionaris dari Amerika Serikat, Wilayah Yamo, Wilayah Bogo, Ketua GIDI Wilayah Yahukimo, serta ribuan jemaat dari berbagai daerah di Papua.
Rangkaian kegiatan diawali dengan atraksi budaya yang menggambarkan kehidupan masyarakat Suku Mek sebelum Injil masuk ke wilayah tersebut. Penampilan budaya itu mendapat sambutan meriah dari seluruh jemaat yang hadir karena dinilai menggambarkan perjalanan sejarah dan perubahan kehidupan masyarakat Mek dari masa ke masa.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan sejarah masuknya Injil ke Tanah Mek, peluncuran Alkitab Bahasa Nalja Mek, ibadah yubelium, penandatanganan prasasti, hingga sambutan dari para tokoh gereja dan pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Didimus Yahuli, SH., MH menyampaikan rasa syukur atas perjalanan pelayanan Injil yang telah membawa dampak besar bagi kehidupan masyarakat Mek selama 50 tahun terakhir.
Ia mengajak seluruh jemaat untuk terus menjaga persatuan, hidup dalam kasih Tuhan, serta menjadi pelayan yang berdampak bagi gereja, masyarakat, dan pembangunan daerah di Papua Pegunungan.
Sementara itu, Usman Kobak menegaskan bahwa Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang percaya. Ia berharap momentum yubelium ini menjadi pengingat bagi seluruh jemaat untuk terus hidup dalam iman, melayani dengan kasih, dan melanjutkan perjuangan para pembawa Injil di pedalaman Papua.
Perayaan Yubelium 50 Tahun Injil Masuk GIDI Suku Mek menjadi momentum bersejarah untuk mengenang perjuangan para misionaris dan hamba Tuhan yang telah membuka jalan pelayanan Injil di wilayah pedalaman Papua, sekaligus memperkuat komitmen pelayanan bagi generasi masa depan.
Selain menjadi perayaan rohani, kegiatan ini juga memperlihatkan kuatnya identitas budaya dan persatuan masyarakat Mek dalam menjaga iman, sejarah, dan warisan pelayanan Injil di Tanah Papua.
Sumber : Diskominfo Yahukimo
Editor : Redaksi Olemah
Website : www.olemah.com
Diterbitkan : 28 Mei 2026

0 Komentar