Aksi tersebut berlangsung di Taman Imbi, Kota Jayapura, Papua, Jumat malam, 25 September 2026. Para jurnalis dari berbagai organisasi dan asosiasi pers berkumpul untuk menggelar doa bersama serta menyalakan seribu lilin sebagai bentuk dukungan kepada keluarga dan rekan-rekan dari lima jurnalis yang hingga kini masih dinantikan kabarnya.
Kegiatan diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh seorang ustaz. Suasana kemudian berlangsung khidmat ketika Kepala Biro ANTARA Papua, Dian Kandipi, membacakan biografi singkat kelima jurnalis yang hilang.
Dalam rangkaian acara tersebut, jurnalis perempuan Natalia Yoku turut membacakan puisi sebagai ungkapan solidaritas dan penghormatan kepada para jurnalis yang hilang saat menjalankan tugas.
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, turut hadir dan menyampaikan belasungkawa atas nama pribadi maupun Pemerintah Kota Jayapura.
Rustan mengatakan pemerintah menghargai profesi jurnalistik dan peran wartawan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh insan pers untuk terus menjalankan tugas dengan berpegang pada fakta serta tetap memperhatikan keselamatan ketika melakukan peliputan di lapangan.
Dalam kesempatan tersebut, Rustan mengajak seluruh peserta mendoakan para jurnalis yang masih belum ditemukan serta memberikan kekuatan kepada keluarga yang menunggu kabar mereka.
Ia juga mengajak jurnalis di Papua untuk tetap menjaga persatuan dan terus memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Pengingat tentang Keselamatan Jurnalis
Jurnalis senior Odeodata H. Julia mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian spontan para wartawan di Jayapura.
Menurutnya, persiapan kegiatan dilakukan dalam waktu singkat, sekitar tiga hari. Meski demikian, puluhan hingga hampir seratus orang hadir, termasuk perwakilan Pemerintah Kota Jayapura, Polresta Jayapura Kota dan Kejaksaan Tinggi Papua.
Odeodata menilai peristiwa hilangnya lima jurnalis tersebut menjadi pengingat bagi seluruh wartawan mengenai pentingnya keselamatan dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Ia mendorong jurnalis agar melakukan pemetaan risiko sebelum menuju lokasi peliputan, terutama ketika bekerja di wilayah yang memiliki potensi bahaya.
Menurutnya, wartawan perlu menggunakan pertimbangan jurnalistik sekaligus mempertimbangkan keselamatan diri dan tim ketika menghadapi situasi berisiko.
Lima Jurnalis Masih Dinantikan Kabarnya
Lima jurnalis yang dilaporkan hilang saat melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda adalah M. Bagus Khoirunnas dari ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka.com, Yudistiro Pranoto dari iNews, Firman Daus dari Anadolu Agency, dan Donal Husni yang merupakan jurnalis lepas.
Informasi mengenai kelima jurnalis tersebut juga telah diberitakan sejumlah media nasional. iNews dan SINDOnews memberitakan kegiatan doa bersama Dewan Pers untuk kelima jurnalis tersebut pada 21 September 2026.
IDXChannel sebelumnya melaporkan bahwa Pewarta Foto Indonesia atau PFI masih mendampingi upaya pencarian terhadap lima jurnalis tersebut setelah operasi pencarian resmi dihentikan.
RMOL juga memberitakan aksi doa bersama yang digelar PFI untuk lima jurnalis tersebut pada September 2026.
Sementara itu, pemberitaan mengenai aksi solidaritas di Jayapura pada 25 September 2026 telah dimuat oleh RRI Jayapura dan MCW News. Keduanya melaporkan kegiatan doa bersama serta penyalaan seribu lilin oleh para jurnalis di Jayapura.
Cahaya Lilin dan Pesan Keselamatan
Aksi di Taman Imbi ditutup dengan doa bersama dan penyalaan lilin. Cahaya lilin yang dinyalakan para jurnalis menjadi simbol solidaritas bagi lima rekan seprofesi yang masih belum diketahui keberadaannya.
Bagi insan pers di Jayapura, kegiatan tersebut bukan hanya menjadi bentuk penghormatan kepada lima jurnalis yang hilang, tetapi juga menjadi pengingat bahwa tugas jurnalistik memiliki risiko yang harus diperhitungkan.
Pesan keselamatan menjadi salah satu hal penting yang kembali disuarakan dalam aksi tersebut: wartawan tetap menjalankan tugas untuk masyarakat, tetapi keselamatan dalam melakukan peliputan juga harus menjadi perhatian utama.
Sumber : Kaki Abu
Website : www.olemah.com
Diterbitkan : 25 September 2026

0 Komentar