WAMENA, OLEMAH.COM — Seorang penjaga kios bernama Hiskia Manullang, 21 tahun, meninggal dunia setelah mengalami penikaman di depan Kios Samuel, kawasan Sinakma, Distrik Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Kamis (15/10/2026) sore.
Berdasarkan laporan awal yang diterima, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIT di depan kios yang berada di dekat SD YPPGI Sinakma, Jalan Trans Wamena–Habema. Korban dilaporkan mengalami luka tusuk pada bagian dada kiri.
Menurut keterangan saksi yang tercantum dalam laporan, seorang pria datang membawa pisau dan diduga langsung menikam korban. Setelah kejadian, korban bersama saksi berupaya menyelamatkan diri ke dalam kios. Terduga pelaku kemudian melempar batu ke arah kios sebelum melarikan diri menuju kawasan atas Sinakma.
Korban dibawa ke RSUD Wamena
Setelah kejadian, saksi Hiskia Sinulinga bersama pemilik kios, Daniel Sianipar, membawa korban menggunakan sepeda motor menuju RSUD Wamena untuk mendapatkan pertolongan medis.
Korban tiba di instalasi gawat darurat sekitar pukul 17.02 WIT. Namun, berdasarkan laporan awal tersebut, korban dinyatakan meninggal dunia setelah mengalami luka tusuk yang dideritanya.
Jenazah selanjutnya dibawa ke ruang jenazah RSUD Wamena untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh petugas medis.
Korban diketahui berasal dari Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara, dan bekerja sebagai penjaga kios di kawasan Sinakma.
Terduga pelaku telah diamankan polisi
Laporan awal menyebutkan personel Polres Jayawijaya mendatangi lokasi kejadian setelah menerima informasi mengenai penikaman tersebut. Petugas kemudian bergerak menuju rumah terduga pelaku yang berada di belakang SD YPPGI Sinakma.
Sekitar pukul 17.55 WIT, terduga pelaku berhasil diamankan dan dibawa ke Polres Jayawijaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga laporan awal tersebut disusun, identitas terduga pelaku belum dapat dipastikan. Polisi juga masih mendalami motif dan penyebab terjadinya peristiwa yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
Dugaan gangguan kesehatan masih diselidiki
Dalam laporan yang diterima, terdapat keterangan masyarakat sekitar yang menduga terduga pelaku mengalami gangguan kesehatan jiwa. Namun, informasi tersebut belum dikonfirmasi melalui pemeriksaan medis resmi.
Karena itu, dugaan tersebut tidak dapat dijadikan kesimpulan mengenai kondisi kesehatan maupun kaitannya dengan peristiwa penikaman. Penanganan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan identitas, kondisi, serta proses hukum terhadap terduga pelaku.
Pihak kepolisian juga disebut masih berupaya mencari keluarga terduga pelaku untuk memperoleh informasi tambahan.
Polisi dalami motif kejadian
Kasus ini masih dalam penanganan Satreskrim Polres Jayawijaya. Penyelidikan diperlukan untuk mengungkap kronologi secara lengkap, memastikan motif, serta menentukan langkah hukum berdasarkan hasil pemeriksaan dan bukti yang diperoleh.
Masyarakat diimbau tetap tenang, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta menyerahkan penanganan perkara kepada pihak berwenang.
Olemah.com akan memperbarui informasi setelah memperoleh keterangan resmi lebih lanjut dari Polres Jayawijaya dan pihak terkait.
Sumber : Kaki ABU
EditOr : Redaksi Olemah.com
Website : www.olemah.com
Diterbitkan : 15 Oktober 2026

0 Komentar