Perombakan kali ini mencakup sejumlah jabatan strategis di lingkungan kementerian, lembaga pemerintah, dan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Sebelum pelantikan berlangsung, sejumlah perwira tinggi TNI dan calon pejabat dilaporkan tiba di kompleks Istana Kepresidenan untuk memenuhi undangan Presiden.
Salah satu pejabat yang hadir adalah Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, yang kemudian dilantik sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard Taruli Horja Tampubolon juga hadir dan selanjutnya dilantik sebagai Wakil Menteri Pertahanan.
Sembilan pejabat mendapat penugasan baru
Dalam pelantikan tersebut, Presiden Prabowo mengangkat sembilan pejabat untuk mengisi sejumlah posisi strategis pemerintahan.
Berikut daftar pejabat yang dilantik pada Kamis, 15 Oktober 2026:
Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, sebagai Wakil Panglima TNI sekaligus Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil.
Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).
Marsekal TNI Yusuf Jauhari, sebagai Wakil Menteri Pertahanan bidang Logistik, Industri Pertahanan, dan Teknologi.
Jenderal TNI Richard Taruli Horja Tampubolon, sebagai Wakil Menteri Pertahanan bidang Strategi, Doktrin, dan Pembangunan Kekuatan.
Dr. Alim Setiawan Slamet, sebagai Wakil Menteri Pertanian.
M. Maulana Bungaran, sebagai Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Letjen TNI Kristomei Sianturi, sebagai Kepala BNPB.
Prof. Dr. Satyawan Pudyatmoko, sebagai Kepala Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN).
Mayjen TNI Sriyanto, sebagai Wakil Kepala BPGMN.
Daftar tersebut mencakup perubahan kepemimpinan di sektor pertahanan, penanggulangan bencana, pertanian, imigrasi dan pemasyarakatan, serta pengelolaan gambut dan mangrove.
Perubahan penting di pucuk pimpinan TNI
Salah satu perubahan yang menjadi perhatian adalah pergantian Kepala Staf Angkatan Darat. Presiden Prabowo melantik Jenderal TNI Tandyo Budi Revita sebagai KSAD menggantikan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.
Maruli selanjutnya memperoleh penugasan sebagai Wakil Panglima TNI sekaligus Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil.
Berdasarkan keterangan Kementerian Sekretariat Negara, pengangkatan Tandyo sebagai KSAD ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 106/TNI/Tahun 2026. Dalam prosesi pelantikan, Presiden memimpin pengambilan sumpah jabatan yang menegaskan komitmen pejabat untuk menaati konstitusi, menjalankan peraturan perundang-undangan, dan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Dua wakil menteri pertahanan dilantik
Di bidang pertahanan, Presiden mengangkat dua wakil menteri baru, yakni Marsekal TNI Yusuf Jauhari dan Jenderal TNI Richard Taruli Horja Tampubolon.
Yusuf mendapat penugasan pada bidang logistik, industri pertahanan, dan teknologi. Sementara itu, Richard menangani bidang strategi, doktrin, dan pembangunan kekuatan pertahanan.
Penempatan kedua pejabat tersebut memperluas susunan pimpinan di Kementerian Pertahanan, terutama dalam menangani kebutuhan logistik, pengembangan teknologi pertahanan, serta perencanaan dan pembangunan kekuatan pertahanan negara.
Penataan lembaga pemerintah
Perombakan juga menyentuh lembaga yang menangani penanggulangan bencana dan pengelolaan lingkungan.
Letjen TNI Kristomei Sianturi ditunjuk memimpin BNPB. Sementara itu, Prof. Dr. Satyawan Pudyatmoko dipercaya sebagai Kepala BPGMN dengan Mayjen TNI Sriyanto sebagai wakil kepala badan.
Di sektor lainnya, Dr. Alim Setiawan Slamet dilantik sebagai Wakil Menteri Pertanian dan M. Maulana Bungaran sebagai Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Pelantikan ini menjadi bagian dari penataan jabatan di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Para pejabat yang mendapat tugas baru diharapkan menjalankan tanggung jawab sesuai bidang masing-masing serta mendukung pelaksanaan program pemerintah.
Sumber : TRIBUN-VIDEO.COM
EditOr : Redaksi Olemah.com
Website : www.olemah.com
Diterbitkan : 15 Oktober 2026

0 Komentar