Berita Terbaru

6/recent/ticker-posts

Gubernur Papua Pegunungan Tegaskan Penertiban ASN, TPP Segera Dibayar dan Sekolah Bahasa Inggris Dibuka Agustus 2026

 


WAMENA, OLEMAH.COM – Gubernur Papua Pegunungan Dr. John Tabo, S.E., M.BA memimpin apel pagi Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan yang berlangsung pada Kamis, 2 Juli 2026, di halaman Kantor Gubernur Papua Pegunungan, Wamena. Dalam arahannya, Gubernur menegaskan pentingnya penataan administrasi kepegawaian, peningkatan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN), percepatan pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), hingga pengembangan kualitas sumber daya manusia melalui program sekolah Bahasa Inggris yang akan dibuka pada Agustus 2026.

Apel pagi tersebut diikuti oleh para Asisten Sekretariat Daerah, Staf Ahli Gubernur, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pejabat administrator, pejabat pengawas, serta ratusan ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan.

Dalam arahannya, Gubernur memberikan perhatian serius terhadap proses penataan data ASN yang saat ini sedang dilakukan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan.

Ia meminta Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) agar segera melakukan pembenahan terhadap seluruh data kepegawaian, khususnya data jabatan yang telah dikirim ke pemerintah pusat.

Menurut Gubernur, masih ditemukan adanya data ASN yang menempati jabatan ganda atau masih tercatat pada jabatan lama meskipun telah diterbitkan keputusan pengangkatan pejabat baru.

"Data kepegawaian harus benar-benar bersih dan akurat. Jangan sampai satu jabatan diisi dua nama. Semua harus segera diperbaiki agar administrasi pemerintahan berjalan tertib," tegas Gubernur.

Ia juga mengingatkan seluruh ASN agar bekerja dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan profesional dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Menurutnya, pemerintah membutuhkan aparatur yang benar-benar memiliki komitmen membangun Papua Pegunungan.

Gubernur menegaskan bahwa ASN yang tidak menunjukkan keseriusan dalam bekerja akan dievaluasi sesuai ketentuan yang berlaku.

"Saya sudah berkali-kali mengingatkan. Kalau masih ada yang tidak serius bekerja, tentu akan dievaluasi. Pemerintah membutuhkan pegawai yang benar-benar mau bekerja dan melayani masyarakat," ujarnya.

Selain disiplin kerja, Gubernur juga meminta seluruh pimpinan OPD untuk terus memperhatikan kehadiran pegawai di masing-masing instansi.

Ia menilai tingkat kehadiran ASN menjadi salah satu indikator penting dalam peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyampaikan kabar yang disambut baik oleh para ASN terkait pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

Ia mengatakan pemerintah daerah terus berupaya menyelesaikan seluruh proses administrasi sehingga pembayaran TPP diharapkan dapat direalisasikan dalam bulan ini.

"Mudah-mudahan bulan ini TPP bisa dibayarkan. Mari kita terus bekerja dengan baik dan penuh tanggung jawab. Kita juga harus percaya bahwa Tuhan akan memberikan waktu yang terbaik bagi setiap usaha yang kita lakukan," katanya.

Gubernur mengajak seluruh ASN untuk tetap bekerja dengan hati yang tulus, menjaga semangat pelayanan, serta terus mengandalkan Tuhan dalam setiap tugas yang diemban.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan Papua Pegunungan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga oleh integritas dan dedikasi seluruh aparatur sipil negara.

Pada bagian lain arahannya, Gubernur mengungkapkan salah satu program strategis Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan di bidang pendidikan yang akan mulai dilaksanakan pada Agustus 2026.

Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan akan membuka program sekolah Bahasa Inggris bagi anak-anak asli Papua Pegunungan sebagai bagian dari peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Program tersebut diprioritaskan bagi pelajar yang melanjutkan pendidikan ke luar daerah namun masih mengalami kendala dalam penguasaan Bahasa Inggris.

Menurut Gubernur, kemampuan berbahasa Inggris menjadi salah satu syarat penting agar generasi muda Papua Pegunungan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

"Banyak anak-anak kita yang melanjutkan sekolah ke luar daerah, tetapi mengalami kesulitan karena kemampuan Bahasa Inggris masih terbatas. Karena itu mulai Agustus nanti pemerintah provinsi akan membuka program sekolah Bahasa Inggris sebagai bekal bagi mereka menghadapi pendidikan yang lebih tinggi," jelasnya.

Ia berharap program tersebut mampu mencetak generasi Papua Pegunungan yang memiliki daya saing global tanpa meninggalkan jati diri dan budaya lokal.

Gubernur juga mengajak seluruh ASN untuk terus mendukung seluruh program pembangunan pemerintah daerah, baik di bidang pendidikan, kesehatan, pelayanan publik, maupun peningkatan tata kelola pemerintahan.

Menurutnya, keberhasilan Papua Pegunungan ke depan membutuhkan kerja sama seluruh perangkat daerah dengan semangat disiplin, integritas, dan pengabdian kepada masyarakat.

Mengakhiri arahannya, Gubernur mengingatkan seluruh ASN agar menjaga kekompakan, meningkatkan etos kerja, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab kepada bangsa, daerah, dan Tuhan Yang Maha Esa.

Sumber : Diskominfo Yahukimo

Editor : Redaksi Olemah

Website : www.olemah.com

Diterbitkan : 02-Juli 2026

Posting Komentar

0 Komentar