Peringatan Hari Koperasi Nasional tahun ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan untuk memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi masyarakat, sekaligus mendukung program strategis pemerintah pusat dalam membangun koperasi yang sehat, produktif, dan berdaya saing.
Dalam sambutannya, Elai Giban menjelaskan bahwa Hari Koperasi Nasional sebenarnya diperingati setiap 12 Juli, namun karena tahun ini bertepatan dengan hari Minggu, maka upacara dilaksanakan pada 13 Juli 2026.
Menurutnya, koperasi merupakan salah satu pilar utama pembangunan ekonomi Indonesia yang telah hadir sejak awal kemerdekaan. Kini, melalui perhatian pemerintah pusat dan pemerintah daerah, koperasi kembali didorong menjadi kekuatan ekonomi rakyat hingga ke pelosok desa.
"Momentum Hari Koperasi ini harus menjadi semangat baru untuk membangun koperasi yang profesional, mandiri, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua Pegunungan," ujar Elai Giban.
Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan bersama Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan terus memberikan dukungan nyata terhadap pengembangan koperasi, termasuk melalui pembinaan, pendampingan, serta pengalokasian anggaran.
Menurutnya, program tersebut sejalan dengan kebijakan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang mendorong penguatan Koperasi Desa Merah Putih sebagai motor penggerak ekonomi nasional.
Elai Giban berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan delapan pemerintah kabupaten dapat mempercepat pertumbuhan koperasi sehingga mampu meningkatkan pendapatan masyarakat, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat.
Ia juga mengingatkan seluruh pengurus koperasi agar mengelola organisasi secara profesional, disiplin, dan transparan.
"Koperasi jangan hanya menjadi kegiatan seremonial. Koperasi harus benar-benar dikelola dengan manajemen yang baik sehingga mampu berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi anggotanya," tegasnya.
Lebih lanjut, Elai Giban mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menargetkan pengembangan sekitar 1.000 koperasi di delapan kabupaten. Menurutnya, jumlah tersebut masih akan terus ditingkatkan agar seluruh masyarakat memiliki akses terhadap lembaga ekonomi yang kuat dan mandiri.
Baru Satu Koperasi Berjalan Optimal
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Papua Pegunungan, Alpius Yigibalom, SH., M.Si, menjelaskan bahwa Papua Pegunungan memiliki delapan kabupaten dengan lebih dari dua ribu kampung dan kelurahan.
Dari jumlah tersebut, lebih dari seribu koperasi telah melalui proses pembentukan dan notarisasi. Namun hingga saat ini, baru satu koperasi yang dinilai telah berjalan aktif dan menjadi contoh keberhasilan pelaksanaan program pemerintah.
Menurut Alpius, koperasi tersebut berada di Kabupaten Jayawijaya, sehingga Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan memberikan penghargaan berupa bantuan pembinaan kepada koperasi yang dinilai berhasil menjalankan aktivitas usahanya.
Ia juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Jayawijaya yang dinilai serius membina koperasi melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat.
"Keberhasilan satu koperasi ini menjadi motivasi bagi koperasi lain agar terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," katanya.
Evaluasi Perkembangan Delapan Kabupaten
Alpius menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan memiliki tanggung jawab untuk terus memantau perkembangan koperasi di seluruh kabupaten sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat.
Menurutnya, hingga saat ini perkembangan koperasi masih menghadapi berbagai tantangan sehingga diperlukan evaluasi, pendampingan, dan pembinaan secara berkelanjutan.
"Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Pemerintah Provinsi akan terus turun ke lapangan untuk melihat secara langsung perkembangan koperasi di delapan kabupaten agar target pembangunan ekonomi melalui koperasi benar-benar tercapai," ujarnya.
Ia berharap seluruh pemerintah kabupaten semakin aktif mendorong pembentukan koperasi yang sehat, produktif, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Papua Pegunungan.
Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 ini diharapkan menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam membangun koperasi sebagai fondasi ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan di Provinsi Papua Pegunungan.
Sumber : Kaki Abu
Editor : Redaksi Olemah
Website : www.olemah.com
Diterbitkan : 13-Juli 2026


0 Komentar