Berita Terbaru

6/recent/ticker-posts

Anike Bahabol Klarifikasi Rekaman Suara Viral, Tegaskan Tuduhan terhadap Dokter RSUD Dekai Tidak Benar

YAHUKIMO, OLEMAH.COM – Anike Bahabol menyampaikan klarifikasi resmi terkait rekaman suara yang sebelumnya beredar luas di tengah masyarakat dan media sosial. Rekaman tersebut dinilai telah memunculkan keresahan, khususnya terkait pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Dalam pernyataan yang disampaikan pada Senin (6/7/2026), Anike Bahabol menegaskan bahwa sejumlah informasi yang terdapat dalam rekaman suara tersebut tidak benar dan perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Ia menegaskan bahwa meninggalnya Kapten Nicholas F. Goselin, pilot Associated Mission Aviation (AMA), sama sekali tidak memiliki hubungan dengan pelayanan medis yang diberikan oleh dokter umum, dokter spesialis, perawat, maupun seluruh tenaga kesehatan di RSUD Dekai.

Menurutnya, seluruh tenaga kesehatan di RSUD Dekai menjalankan tugas sesuai profesi dan kode etik kedokteran dengan mengutamakan pelayanan kemanusiaan bagi seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang suku, agama, maupun kelompok tertentu.

Anike juga membantah informasi yang menyebut dokter-dokter baru yang bertugas di RSUD Dekai memiliki hubungan dengan institusi TNI maupun Polri dalam menjalankan pelayanan kesehatan.

"Dokter-dokter yang bertugas di RSUD Dekai hadir untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Mereka tidak memiliki hubungan ataupun keterkaitan dengan institusi TNI maupun Polri dalam menjalankan tugas profesinya," tegasnya.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa penyebutan nama-nama suku tertentu dalam rekaman suara yang beredar sebelumnya tidak memiliki kaitan apa pun dengan pelayanan kesehatan di RSUD Dekai.

Ia juga membantah tuduhan yang menyebut tenaga medis di RSUD Dekai bekerja sama dengan aparat keamanan untuk melakukan tindakan yang merugikan Orang Asli Papua (OAP).

"Tuduhan tersebut tidak benar. Dokter dan seluruh tenaga kesehatan bekerja berdasarkan sumpah profesi, etika kedokteran, serta prinsip kemanusiaan dalam memberikan pelayanan kepada seluruh pasien," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Anike Bahabol menyampaikan permohonan maaf kepada berbagai pihak atas dampak yang ditimbulkan akibat beredarnya rekaman suara tersebut.

Permohonan maaf disampaikan kepada para hamba Tuhan, masyarakat Kabupaten Yahukimo, Pemerintah Kabupaten Yahukimo, Dinas Kesehatan, manajemen RSUD Dekai, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), seluruh dokter, tenaga kesehatan, serta semua pihak yang merasa dirugikan.

Ia mengakui bahwa penyebaran informasi yang tidak benar tersebut telah berdampak terhadap pelayanan kesehatan di Kabupaten Yahukimo.

Menurutnya, beberapa dokter yang baru bertugas di RSUD Dekai memilih mengundurkan diri setelah rekaman suara itu beredar, sehingga jumlah tenaga dokter yang melayani masyarakat menjadi berkurang.

Kondisi tersebut, kata Anike, berpotensi memengaruhi kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan layanan medis setiap hari.

Melalui klarifikasi ini, Anike Bahabol berharap masyarakat tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk mengedepankan sikap bijak dalam menerima informasi, melakukan verifikasi terhadap setiap kabar yang beredar, serta bersama-sama menjaga situasi keamanan, ketertiban, dan kondusivitas daerah.

Anike juga berharap seluruh elemen masyarakat dapat memberikan dukungan kepada tenaga kesehatan agar pelayanan di RSUD Dekai kembali berjalan optimal demi memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat Kabupaten Yahukimo.

"Pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Mari kita bersama-sama menjaga suasana yang aman dan kondusif agar para tenaga kesehatan dapat bekerja dengan baik dalam melayani masyarakat," tutupnya.

Sumber : Diskominfo Yahukimo

Editor : Redaksi Olemah

Website : www.olemah.com

Diterbitkan : 07-Juli 2026

Posting Komentar

0 Komentar