Yahukimo, Olemah.com – Pemerintah Kabupaten Yahukimo memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Kabupaten Yahukimo akan kembali tersedia secara normal pada pekan depan. Kelangkaan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir dipastikan bukan disebabkan oleh berkurangnya kuota BBM, melainkan akibat terganggunya jalur distribusi karena surutnya debit air Sungai Lokpon serta keterlambatan masuknya pasokan BBM subsidi ke Yahukimo.
Kepastian tersebut disampaikan Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Yahukimo, Mega Jordens Pakan, SH., MM, dalam konferensi pers yang digelar di Dekai, Sabtu (4/7/2026).
Menurut Mega, kondisi alam menjadi faktor utama yang menghambat distribusi BBM menuju Yahukimo. Debit air Sungai Lokpon yang mengalami penurunan menyebabkan kapal pengangkut tidak dapat berlayar secara normal sehingga pasokan BBM, khususnya jenis subsidi, tertunda memasuki wilayah Yahukimo.
"Kelangkaan BBM yang terjadi saat ini disebabkan oleh surutnya air Sungai Lokpon sehingga kapal pengangkut BBM tidak dapat beroperasi secara normal. Selain itu, pasokan BBM subsidi untuk Kabupaten Yahukimo juga belum tiba. Namun kami memastikan distribusi BBM akan kembali normal pada minggu depan setelah pasokan tiba," ujar Mega.
Pemerintah Turun Langsung ke Lapangan
Sebagai bentuk respons cepat terhadap kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Yahukimo membentuk Tim Terpadu yang terdiri dari Dinas Koperindag, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Inspektorat, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Tim tersebut turun langsung ke sejumlah lokasi penjualan BBM di Kota Dekai pada Sabtu pagi untuk melakukan pemantauan stok sekaligus mendata harga BBM yang dijual oleh para pengecer.
Dari hasil monitoring di lapangan, pemerintah menemukan adanya variasi harga BBM jenis Pertalite di tingkat pengecer. Harga jual berkisar antara Rp30.000 hingga Rp60.000 per liter, tergantung biaya pengadaan yang dikeluarkan masing-masing penjual.
Menurut pemerintah, perbedaan harga tersebut dipengaruhi oleh tingginya biaya transportasi yang harus ditanggung pengecer dalam memperoleh BBM dari daerah lain yang masih memiliki stok.
Pasokan Sedang Dalam Perjalanan
Pemerintah Kabupaten Yahukimo menegaskan bahwa stok BBM sebenarnya sedang dalam proses pengiriman menuju Yahukimo. Setelah kondisi sungai kembali memungkinkan untuk dilalui kapal pengangkut, distribusi diperkirakan kembali berjalan normal.
Karena itu, masyarakat diminta tidak panik dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan yang justru dapat mempercepat habisnya stok di lapangan.
"Kami mengimbau seluruh masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Pemerintah terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar distribusi BBM segera kembali normal," kata Mega.
Pengecer Diminta Tidak Menaikkan Harga Berlebihan
Selain mengimbau masyarakat, Pemerintah Kabupaten Yahukimo juga mengingatkan para pengecer agar tidak memanfaatkan kondisi kelangkaan untuk mengambil keuntungan secara berlebihan.
Pemerintah menegaskan akan terus melakukan pengawasan terhadap distribusi maupun penjualan BBM agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dan harga tetap berada dalam batas yang wajar.
"Kami berharap para pengecer menjual BBM dengan harga yang wajar serta mempertimbangkan kondisi masyarakat. Pemerintah akan terus melakukan pengawasan agar distribusi berjalan baik dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi," tegas Mega.
Distribusi Terus Dipantau
Pemerintah Kabupaten Yahukimo memastikan koordinasi dengan seluruh pihak terkait akan terus dilakukan hingga distribusi BBM kembali normal sepenuhnya. Pemantauan di lapangan juga akan terus dilaksanakan guna memastikan aktivitas masyarakat, pelayanan publik, dan roda perekonomian tidak terganggu akibat keterlambatan pasokan BBM.
Pemerintah berharap kondisi Sungai Lokpon segera membaik sehingga kapal pengangkut dapat kembali beroperasi dan seluruh kebutuhan BBM masyarakat Yahukimo dapat terpenuhi dalam waktu dekat.
Sumber : Diskominfo Kabupaten Yahukimo
Editor : Redaksi Olemah
Website : www.olemah.com
Diterbitkan : 04-Juli 2026

0 Komentar