Intan Jaya, Olemah.com – Suasana duka menyelimuti Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, saat prosesi pemakaman Mama Melkiana, seorang perempuan yang sedang hamil, berlangsung pada Jumat (3/7/2026). Ribuan masyarakat turut mengantar jenazah hingga ke tempat peristirahatan terakhir, sekaligus menggelar aksi damai di Kota Sugapa sebagai bentuk ungkapan belasungkawa, kepedulian, dan tuntutan atas perlindungan warga sipil di wilayah konflik.
Prosesi diawali dengan penghormatan terakhir terhadap jenazah sebelum diberangkatkan menuju lokasi pemakaman. Di sepanjang perjalanan, masyarakat tampak membawa spanduk, poster, serta menyampaikan doa dan seruan agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi.
Menurut keterangan yang beredar di tengah masyarakat, korban dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami penembakan di dalam rumahnya di Kampung Wandoga, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, pada Kamis malam (2/7/2026) sekitar pukul 19.30–20.00 WIT. Informasi tersebut menjadi dasar aksi solidaritas yang dilakukan masyarakat pada hari berikutnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari aparat TNI mengenai kronologi maupun penyebab pasti insiden tersebut, sementara proses penyelidikan masih berlangsung.
Aksi Damai Warnai Kota Sugapa
Usai prosesi pemakaman, masyarakat berkumpul di sejumlah titik di Kota Sugapa untuk menyampaikan aspirasi secara damai. Mereka menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam sekaligus menyerukan pentingnya perlindungan terhadap masyarakat sipil di tengah situasi keamanan yang masih menjadi perhatian.
Dalam aksi tersebut, nama Mama Melkiana menjadi simbol duka dan panggilan kemanusiaan. Warga berharap setiap dugaan pelanggaran yang mengakibatkan korban sipil dapat ditangani melalui mekanisme hukum yang berlaku secara terbuka, profesional, dan akuntabel.
Selain menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban, masyarakat juga meminta agar seluruh pihak mengedepankan pendekatan yang mengutamakan keselamatan warga sipil serta menghormati nilai-nilai kemanusiaan.
Seruan untuk Penyelidikan dan Perlindungan Warga Sipil
Sejumlah perwakilan masyarakat menyampaikan harapan agar pemerintah bersama aparat penegak hukum melakukan penyelidikan secara menyeluruh terhadap insiden tersebut serta memberikan kepastian hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
Masyarakat juga berharap situasi keamanan di Intan Jaya dapat semakin kondusif sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk beribadah, bersekolah, berkebun, dan memperoleh pelayanan kesehatan tanpa rasa takut.
Menunggu Penjelasan Resmi
Peristiwa ini kembali menjadi perhatian publik karena terjadi di wilayah yang dalam beberapa tahun terakhir kerap mengalami gangguan keamanan.
Olemah.com masih menunggu informasi resmi dari aparat keamanan mengenai hasil penyelidikan serta kronologi lengkap kejadian tersebut. Apabila terdapat perkembangan atau keterangan resmi dari pihak berwenang, berita ini akan diperbarui.
Sumber : Gobai
Editor : Redaksi Olemah
Website : www.olemah.com
Diterbitkan : 04-Juli 2026

0 Komentar