Berdasarkan laporan masyarakat yang dihimpun sejak Minggu (2/8/2026), kasus tersebut ditemukan di sejumlah kampung, di antaranya Kampung Lukaken, Sagesalo, Yogonima, dan Sumunikama.
Hasil pendataan awal menunjukkan sedikitnya 22 warga mengalami gejala serupa. Namun, jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah karena belum seluruh warga yang mengalami keluhan kesehatan berhasil didata.
Anak-anak dan Ibu Hamil Dilaporkan Paling Banyak Terdampak
Berdasarkan pengamatan awal di lapangan, penyakit kulit tersebut dialami oleh berbagai kelompok usia.
Namun, kasus terbanyak dilaporkan terjadi pada anak-anak dan ibu hamil, sehingga menimbulkan kekhawatiran masyarakat terhadap kondisi kesehatan warga di wilayah tersebut.
Sejumlah warga menyampaikan bahwa gejala awal berupa rasa gatal pada kulit, kemudian berkembang menjadi luka yang bernanah apabila tidak segera ditangani.
Pendataan Awal Dilakukan Bersama Warga
Pendataan dilakukan melalui wawancara dengan sejumlah warga, termasuk salah seorang warga bernama Ronald, untuk mengidentifikasi masyarakat yang diduga mengalami penyakit kulit tersebut.
Dari hasil pendataan sementara, sedikitnya 22 orang telah tercatat mengalami keluhan dengan gejala yang sama.
Data tersebut masih bersifat sementara karena keterbatasan akses dan belum seluruh identitas warga berhasil dihimpun.
Masyarakat memperkirakan jumlah penderita sebenarnya lebih banyak daripada data yang telah terkumpul.
Masyarakat Berharap Pemeriksaan Medis Segera Dilakukan
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, khususnya Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya, segera menurunkan tim kesehatan ke lokasi.
Pemeriksaan lapangan dinilai penting untuk mengetahui penyebab penyakit, melakukan pendataan secara menyeluruh, memberikan pemeriksaan medis, serta penanganan yang cepat agar kondisi tersebut tidak semakin meluas.
Masyarakat menegaskan laporan ini disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi kesehatan warga dan bukan untuk menyalahkan pihak tertentu.
Daftar Warga yang Telah Didata
Pendataan awal mencatat nama-nama warga yang dilaporkan mengalami gejala penyakit kulit, di antaranya:
1.Yopen Mulait (7 tahun)
2.Olina Hisage (7 tahun)
3.Semai Hisage (5 tahun)
4.Yohanes Mulait (5 tahun)
5.Elisa Hisage (5 tahun)
6.Nata Itlay (4 tahun)
7.Yanti Hisage (9 tahun)
8.Monika Molama (7 tahun)
9.Yepan Hisage (7 tahun)
10.Paskalis Hisage (10 tahun)
11.Seber Hisage (7 tahun)
12.Luis Itlay (7 tahun)
13.Matu Itlay (6 tahun)
14 Genny Itlay (4 tahun)
15 Soleman Itlay (2 tahun)
16.Marsel Itlay (31 tahun)
17.Eliakim Mulait (31 tahun)
18.Weak Mulait (7 tahun)
19.Jemput Mulait (6 tahun)
20.Nailon Itlay (5 tahun)
21.Samuel Itlay (4 tahun)
22.Siska Itlay (4 tahun)
Warga menyebut masih terdapat sejumlah penderita lain yang hingga kini belum berhasil didata.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi maupun keterangan resmi dari pihak rumah sakit, Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya, maupun instansi kesehatan terkait mengenai penyebab penyakit kulit yang dilaporkan dialami warga Distrik Itlay Hisage. Olemah.com masih berupaya memperoleh konfirmasi resmi dan akan memperbarui informasi apabila telah ada penjelasan dari pihak berwenang.
Sumber : Kaki Abu
Editor : Redaksi Olemah
Website : www.olemah.com
Diterbitkan : 05-Agustus 2026

0 Komentar