Berita Terbaru

6/recent/ticker-posts

Mahasiswa Komunitas Nuwi Nindi Desak Pemkab Nduga Tangani Kekeringan dan Krisis Layanan Dasar di Lima Distrik

 

JAYAPURA, OLEMAH.COM — Mahasiswa dan mahasiswi Komunit as Nuwi Nindi (KNN) yang menempuh studi di Kota Jayapura mendesak Pemerintah Kabupaten Nduga dan DPRK Nduga segera mengambil langkah konkret untuk menangani persoalan kekeringan, pendidikan, kesehatan, akses transportasi, serta kebutuhan pangan masyarakat di lima distrik.

Desakan tersebut disampaikan melalui siaran pers yang mewakili mahasiswa dari Distrik Mbua, Dal, Iniye, Bulmu Yalma, dan Jigi. Mereka meminta Bupati Nduga, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, dan Dinas Kesehatan memberikan perhatian serius terhadap kondisi masyarakat di wilayah tersebut.

Ketua Komunitas Nuwi Nindi, Sirianus Lokbere, menegaskan bahwa masyarakat di lima distrik membutuhkan tindakan nyata dari pemerintah daerah agar kebutuhan dasar mereka dapat terpenuhi.

Menurut mahasiswa KNN, kondisi kekeringan yang dilaporkan terjadi di wilayah tersebut telah menimbulkan kekhawatiran terhadap kehidupan sehari-hari masyarakat. Mereka juga menyoroti keterbatasan akses pendidikan dan pelayanan kesehatan, serta kesulitan memperoleh bahan pangan akibat terganggunya transportasi dan distribusi barang.

Kekeringan dan Kebutuhan Pangan Jadi Perhatian

Dalam siaran pers tersebut, mahasiswa menyampaikan bahwa masyarakat di Distrik Mbua, Dal, Iniye, Bulmu Yalma, dan Jigi menghadapi sejumlah persoalan yang membutuhkan penanganan terkoordinasi dari pemerintah daerah.

Mereka mendesak pemerintah segera melakukan langkah penanganan dampak kekeringan dan menyalurkan bantuan kepada warga yang membutuhkan.

Selain itu, pemerintah diminta memperhatikan ketersediaan bahan pangan dan kebutuhan dasar masyarakat, terutama bagi warga yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Mahasiswa menilai bantuan perlu disalurkan berdasarkan kebutuhan masyarakat di lapangan, dengan koordinasi bersama perangkat daerah dan pihak terkait agar dapat menjangkau wilayah yang membutuhkan.

Pendidikan dan Pelayanan Kesehatan Harus Diperhatikan

Komunitas Nuwi Nindi juga meminta Pemerintah Kabupaten Nduga memastikan hak pendidikan anak-anak di lima distrik tetap terpenuhi.

Mereka menilai persoalan akses dan kondisi wilayah tidak boleh membuat masyarakat kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan yang layak. Karena itu, Dinas Pendidikan diminta memperhatikan kondisi sekolah serta kebutuhan pelayanan pendidikan di wilayah terdampak.

Di bidang kesehatan, mahasiswa mendesak Dinas Kesehatan meningkatkan pelayanan medis dan memastikan masyarakat dapat memperoleh pengobatan yang diperlukan.

Menurut mereka, ketersediaan layanan kesehatan sangat penting, terutama ketika masyarakat menghadapi keterbatasan transportasi dan kesulitan menjangkau fasilitas pelayanan kesehatan.

Akses Trans Wamena–Nduga Diminta Segera Dicarikan Solusi

Mahasiswa KNN turut menyoroti terganggunya akses jalan Trans Wamena–Nduga yang, menurut siaran pers mereka, semakin memperburuk mobilitas masyarakat dan distribusi kebutuhan pokok.

Mereka mengaitkan kondisi tersebut dengan peristiwa pembunuhan seorang sopir yang disebut dalam siaran pers. Namun, rincian mengenai peristiwa tersebut dan status terkini akses jalan masih perlu dikonfirmasi kepada pihak berwenang.

Mahasiswa meminta pemerintah daerah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencari solusi atas persoalan transportasi tersebut, dengan tetap memperhatikan faktor keamanan bagi masyarakat dan pengguna jalan.

Mereka berharap jalur distribusi dapat kembali berjalan secara aman sehingga kebutuhan pangan, pelayanan kesehatan, pendidikan, dan aktivitas masyarakat tidak terus terganggu.

Lima Tuntutan Mahasiswa Komunitas Nuwi Nindi

Melalui siaran pers tersebut, mahasiswa dan mahasiswi KNN menyampaikan lima tuntutan utama kepada Pemerintah Kabupaten Nduga:

Menangani dampak kekeringan dan menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Memastikan akses pendidikan berjalan dengan baik agar anak-anak di lima distrik tetap mendapatkan hak pendidikan.

Meningkatkan pelayanan kesehatan, termasuk akses pengobatan dan layanan medis yang layak.

Mencari solusi atas gangguan akses Trans Wamena–Nduga dengan memperhatikan keamanan jalur transportasi dan distribusi barang.

Menyalurkan bantuan pangan dan kebutuhan dasar bagi masyarakat yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Mahasiswa meminta pemerintah daerah melibatkan dinas terkait dan membangun koordinasi dengan pihak-pihak yang dapat mendukung penyelesaian persoalan tersebut.

Mahasiswa Tegaskan Hak Masyarakat Harus Dipenuhi

Sirianus Lokbere menegaskan bahwa masyarakat di Distrik Mbua, Dal, Iniye, Bulmu Yalma, dan Jigi memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan dasar, pendidikan, kesehatan, pangan, serta akses transportasi yang layak.

Ia menyatakan bahwa aspirasi mahasiswa KNN bukan sekadar keluhan, melainkan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah asal mereka.

Komunitas Nuwi Nindi berharap Bupati Nduga bersama DPRK dan seluruh organisasi perangkat daerah tidak berhenti pada koordinasi, tetapi segera mengambil langkah nyata sesuai kewenangan dan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Mahasiswa juga berharap adanya komunikasi terbuka antara pemerintah dan masyarakat agar persoalan yang dihadapi warga dapat diketahui secara jelas dan ditangani berdasarkan prioritas.

Melalui siaran pers ini, mahasiswa dan mahasiswi Komunitas Nuwi Nindi menyatakan komitmennya untuk terus menyuarakan kebutuhan masyarakat dari lima distrik tersebut.

Mereka berharap perhatian pemerintah daerah dapat membantu memperbaiki akses terhadap kebutuhan dasar dan memastikan masyarakat di wilayah terpencil memperoleh pelayanan yang setara.


Sumber : Sirinus Lokbere

EditOr : Redaksi Olemah.com

Website : www.olemah.com

Diterbitkan : 20 Oktober 2026

Posting Komentar

0 Komentar