Perayaan ini menjadi momentum bersejarah untuk mengenang masuknya Injil pertama kali di Lembah Baliem pada 20 April 1954, yang hingga kini menjadi fondasi kehidupan iman, sosial, dan budaya masyarakat Papua Pegunungan.
Tema Persatuan dan Keselamatan
Perayaan tahun ini mengangkat tema besar:
Tema tersebut menjadi refleksi penting bagi seluruh jemaat untuk terus menjaga persatuan, kedamaian, serta nilai kasih dalam kehidupan bermasyarakat.
Ibadah Berlangsung Khusyuk
Suasana ibadah berlangsung dengan penuh dan dihadiri oleh berbagai kalangan masyarakat, tokoh gereja, serta unsur pemerintah daerah.
Rangkaian kegiatan meliputi:
Pujian dan penyembahan
Doa bersama
Penyampaian firman Tuhan
Penampilan lagu rohani dan drama
Ribuan jemaat dari berbagai denominasi gereja di Lembah Baliem turut memadati lokasi kegiatan.
Dihadiri Tokoh Penting
Turut hadir dalam perayaan tersebut, Wakil Gubernur Ones Pahabol bersama Bupati Jayawijaya dan jajaran pemerintah daerah.
Kehadiran para pemimpin daerah ini menunjukkan dukungan terhadap nilai-nilai spiritual serta persatuan umat di Papua Pegunungan.
Dipusatkan di Lapangan Pendidikan Wamena
Kegiatan perayaan dipusatkan di Lapangan Pendidikan Wamena yang dipenuhi oleh jemaat dari berbagai wilayah.
Perayaan ini tidak hanya menjadi ajang ibadah, tetapi juga mempererat hubungan persaudaraan antar umat di tengah keberagaman.
Makna Sejarah dan Harapan Generasi
Sejak masuknya Injil pada tahun 1954, ajaran kasih dan persatuan telah menjadi dasar kuat dalam membangun kehidupan masyarakat di Lembah Baliem.
Perayaan ke-72 ini diharapkan menjadi pengingat bagi generasi muda untuk:
Menjaga iman
Menghargai sejarah
Memperkuat persatuan
Pesan Damai untuk Papua
Dalam perayaan tersebut juga disampaikan pesan kuat tentang pentingnya menjaga kedamaian di Tanah Papua.
“Melalui peringatan 72 tahun ini, kita wujudkan kesatuan dan kedamaian umat di Papua Pegunungan.”
Perayaan HUT ke-72 Pekabaran Injil di Lembah Baliem menjadi simbol kuat persatuan dan iman masyarakat Papua, sekaligus harapan menuju kehidupan yang damai, harmonis, dan penuh kasih di masa depan.
Sumber : Kaki Abu
Editor : Redaksi Olemah
Website : www.olemah.com
Diterbitkan : 20 April 2026


0 Komentar