Berita Terbaru

6/recent/ticker-posts

Kontak Tembak di Yahukimo, TPNPB Serang Aparat di Jalur Trans-Papua

YAHUKIMO, OLEMAH.COM – Insiden kontak tembak terjadi antara aparat gabungan dan TPNPB  di Kampung Samboga, Distrik Seredala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Rabu (15/4/2026).

Peristiwa ini melibatkan personel Operasi Damai Cartenz dan Polres Yahukimo yang sedang melakukan patroli rutin di jalur Trans-Papua.

Menurut keterangan resmi, serangan terjadi saat kendaraan taktis aparat melintas di wilayah yang tergolong rawan.

Serangan dari Dua Arah

Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz, Yusuf Sutejo, menjelaskan bahwa tembakan datang dari dua arah berbeda, yakni sisi kanan dan kiri jalan.

Serangan tersebut memicu kontak tembak yang berlangsung sekitar 30 menit sebelum kelompok penyerang melarikan diri ke dalam hutan.

“Anggota diserang saat patroli rutin, kemudian membalas tembakan dan terjadi kontak tembak sekitar 30 menit,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (16/4/2026).

Tidak Ada Korban Jiwa

Meski terjadi baku tembak cukup intens, aparat memastikan tidak ada korban jiwa dari kedua belah pihak.

Seluruh personel dilaporkan dalam kondisi aman setelah insiden tersebut.

“Dalam kontak tembak tidak terdapat korban jiwa. Seluruh personel tetap aman,” tegas Yusuf.

Ditemukan Barang Bukti

Usai kejadian, aparat gabungan melakukan penyisiran di lokasi dan menemukan sejumlah barang yang diduga ditinggalkan oleh kelompok penyerang.

Barang-barang tersebut antara lain:

Alat pengisi amunisi (stripper clip)

Senjata tajam

Noken

Handphone

Pakaian

Temuan ini kini menjadi bagian dari proses penyelidikan lebih lanjut.

Patroli Diperketat

Pasca-insiden, aparat dari Operasi Damai Cartenz dan Polres Yahukimo memastikan akan meningkatkan patroli serta langkah penegakan hukum secara terukur untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kelompok bersenjata tersebut diduga masih merencanakan gangguan keamanan di wilayah Dekai.

“Patroli akan terus dilakukan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan,” tegas Yusuf.

Insiden ini menjadi pengingat pentingnya penguatan keamanan di wilayah Papua Pegunungan, khususnya di jalur strategis Trans-Papua yang kerap menjadi titik rawan gangguan.


Sumber : Imbirek.com

Editor : Redaksi Olemah

Website : www.olemah.com

Diterbitkan : 16 April 2026

Posting Komentar

0 Komentar