Berita Terbaru

6/recent/ticker-posts

Meriah! MRP Papua Barat dan Masyarakat Adat 7 Suku Teluk Bintuni Gelar Lomba Panahan Tradisional HUT ke-23 Kabupaten Teluk Bintuni

TELUK BINTUNI, OLEMAH.COM – Suasana penuh semangat budaya dan persatuan mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Teluk Bintuni, saat Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Barat turun langsung bersama masyarakat adat 7 suku menggelar lomba panahan tradisional di Teluk Bintuni.

Kegiatan budaya tersebut menjadi salah satu rangkaian penting dalam perayaan HUT Kabupaten Teluk Bintuni yang ke-23 tahun dan mendapat antusias luar biasa dari masyarakat adat maupun warga yang hadir menyaksikan perlombaan.

Lomba panahan tradisional tidak hanya menjadi ajang olahraga budaya semata, tetapi juga menjadi simbol pelestarian tradisi leluhur masyarakat Papua yang diwariskan turun-temurun dari generasi ke generasi.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat adat dari 7 suku di Kabupaten Teluk Bintuni tampil menggunakan atribut budaya khas masing-masing sambil menunjukkan kemampuan memanah tradisional yang menjadi bagian penting dari identitas budaya mereka sejak dahulu kala.

Kehadiran MRP Papua Barat bersama tokoh adat dan masyarakat dinilai sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian budaya lokal di tengah perkembangan zaman modern yang terus berubah.

Selain menjadi hiburan rakyat dalam perayaan HUT daerah, kegiatan ini juga mempererat persatuan antar masyarakat adat di Teluk Bintuni serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan, budaya, dan penghormatan terhadap warisan leluhur Papua.

Masyarakat yang hadir tampak memadati lokasi kegiatan sambil memberikan dukungan kepada para peserta lomba panahan tradisional. Suasana penuh sorak, tawa, dan semangat adat membuat perayaan HUT Teluk Bintuni tahun ini terasa lebih hidup dan bermakna.

Tokoh masyarakat adat berharap kegiatan seperti ini terus dilestarikan setiap tahun agar generasi muda Papua tetap mengenal budaya leluhur mereka dan tidak kehilangan identitas adat di tengah perkembangan teknologi dan modernisasi.

Perayaan HUT Kabupaten Teluk Bintuni ke-23 sendiri menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menunjukkan kekayaan budaya Papua sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah, lembaga adat, dan masyarakat.

Kegiatan budaya seperti lomba panahan tradisional dinilai menjadi bukti bahwa masyarakat Papua tetap menjaga dan menghormati nilai-nilai adat sebagai bagian dari jati diri orang asli Papua.


Sumber : P.Waicang

Editor : Redaksi Olemah

Website : www.olemah.com

Diterbitkan : 31 Mei 2026

Posting Komentar

0 Komentar