YAHUKIMO, Olemah.com – Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli, memimpin Apel Pagi Pemerintah Kabupaten Yahukimo yang berlangsung pada Senin (8/6/2026) dan diikuti oleh 403 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dalam arahannya, Bupati Didimus Yahuli menyampaikan sejumlah pesan penting terkait kedisiplinan ASN, persatuan masyarakat, kesehatan, ketahanan pangan keluarga, tata kelola pemerintahan, hingga kebersihan lingkungan sebagai fondasi pembangunan Kabupaten Yahukimo.
Apresiasi Kehadiran ASN dan Peran Perempuan dalam Pemerintahan
Mengawali arahannya, Bupati memberikan apresiasi atas tingkat kehadiran ASN yang dinilai cukup baik. Ia menjelaskan bahwa sebagian pegawai baru saat ini sedang mengikuti pendidikan dan pelatihan prajabatan sehingga jumlah peserta apel terbagi.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga memberikan penghargaan khusus atas hadirnya perempuan pertama yang dipercaya menduduki jabatan Asisten di lingkungan Pemerintah Kabupaten Yahukimo.
Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah dan pelayanan publik sehingga perlu mendapatkan ruang yang lebih besar dalam kepemimpinan pemerintahan.
“Perempuan memiliki kemampuan dan peran yang sangat penting dalam mendukung pembangunan daerah. Kesempatan yang diberikan harus dimanfaatkan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Bupati.
ASN Diajak Bersyukur dan Menjaga Kehidupan yang Damai
Bupati mengajak seluruh ASN untuk senantiasa bersyukur kepada Tuhan atas penyertaan dan perlindungan-Nya dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Ia menegaskan bahwa kehidupan yang tertib, aman, dan damai merupakan bagian dari tanggung jawab moral setiap ASN sebagai pelayan masyarakat.
Selain itu, Bupati juga menyampaikan rasa belasungkawa atas meninggalnya beberapa pegawai dalam beberapa waktu terakhir.
Ia mengajak seluruh ASN untuk lebih menghargai kehidupan, menjaga kesehatan, dan hidup dalam takut akan Tuhan.
Tekankan Pentingnya Menjaga Kesehatan
Dalam arahannya, Bupati Didimus Yahuli menaruh perhatian khusus terhadap kondisi kesehatan ASN.
Ia mengingatkan agar seluruh pegawai menjaga pola hidup sehat, menghindari kebiasaan begadang, mengatur waktu istirahat yang cukup, serta memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing.
ASN yang memiliki riwayat penyakit, khususnya gangguan jantung dan pernapasan, diminta segera melakukan pemeriksaan apabila mengalami gangguan kesehatan.
“Kesehatan adalah modal utama dalam bekerja. Kalau kesehatan terganggu maka pelayanan kepada masyarakat juga tidak akan berjalan maksimal,” tegasnya.
Jaga Persatuan dan Tolak Perpecahan
Dalam bidang sosial kemasyarakatan, Bupati mengajak seluruh masyarakat Yahukimo untuk terus menjaga persatuan, keamanan, dan keharmonisan kehidupan bersama.
Menurutnya, perbedaan suku, asal daerah, maupun latar belakang tidak boleh menjadi alasan untuk memecah persaudaraan yang telah dibangun selama ini.
Ia mengajak masyarakat untuk saling menghormati, melindungi, dan mengasihi satu sama lain demi menciptakan kehidupan yang damai dan kondusif.
“Yahukimo adalah rumah kita bersama. Jangan biarkan perbedaan menjadi alasan untuk memecah persatuan yang sudah kita bangun,” katanya.
Dukung Dharma Wanita dan Peran Keluarga ASN
Bupati juga mengapresiasi pengukuhan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Yahukimo yang baru saja dilaksanakan.
Ia meminta seluruh pimpinan OPD untuk mendukung dan mengaktifkan Dharma Wanita di masing-masing instansi sebagai wadah pembinaan organisasi, pengembangan kapasitas, dan kepemimpinan para istri ASN.
Menurutnya, keluarga ASN memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan tugas-tugas pemerintahan.
ASN Didorong Berkebun untuk Ketahanan Pangan
Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga, Bupati mendorong seluruh ASN memanfaatkan waktu di luar jam kerja untuk berkebun.
Ia menilai kegiatan berkebun tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga membantu meningkatkan ketahanan pangan keluarga sekaligus menjaga kesehatan.
“Mari manfaatkan lahan yang ada untuk berkebun. Selain membantu kebutuhan keluarga, juga menjadi bagian dari upaya ketahanan pangan masyarakat,” ujarnya.
ASN Tidak Disiplin Akan Ditindak
Di bidang pemerintahan, Bupati menegaskan bahwa disiplin ASN merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Kepala OPD diminta melakukan pengawasan secara ketat terhadap kehadiran dan kinerja pegawai.
ASN yang tidak aktif dalam waktu lama atau mengabaikan tugas dan tanggung jawabnya akan diberikan tindakan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kepala OPD harus mengawasi pegawainya. Disiplin harus ditegakkan agar pelayanan kepada masyarakat berjalan maksimal,” tegas Bupati.
Yahukimo Raih WTP Tujuh Kali Berturut-turut
Dalam kesempatan yang sama, Bupati menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Yahukimo mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak tujuh kali berturut-turut.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab.
Bupati meminta seluruh OPD untuk terus mempertahankan prestasi tersebut dengan menyelesaikan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) tepat waktu.
Ia menegaskan bahwa seluruh laporan pertanggungjawaban kegiatan harus diselesaikan paling lambat 60 hari setelah kegiatan dilaksanakan.
Apabila terdapat sisa anggaran atau pekerjaan yang tidak mencapai target, dana harus segera dikembalikan ke kas daerah sesuai ketentuan yang berlaku.
Perang Suku Harus Dihentikan
Menyoroti penyelesaian konflik sosial yang masih terjadi di beberapa wilayah, Bupati menegaskan bahwa penerapan denda adat harus dilakukan secara adil dan proporsional.
Ia berharap perang suku maupun tindakan kekerasan akibat persoalan kecil tidak lagi terjadi karena hanya akan merugikan masyarakat dan menghambat pembangunan daerah.
Menurutnya, seluruh tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan pemerintah harus bersatu menjaga perdamaian demi masa depan Yahukimo yang lebih baik.
Kebersihan Kota Jadi Tanggung Jawab Bersama
Menutup arahannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk ASN, gereja, kepala suku, dan warga untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan.
Ia menegaskan bahwa kebersihan kota tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat.
Rumput liar, sampah, dan lingkungan yang tidak terawat di sekitar rumah, kantor, gereja, sekolah, maupun fasilitas umum harus dibersihkan secara mandiri tanpa harus menunggu pemerintah turun tangan.
“Pembangunan daerah tidak hanya dilakukan melalui program dan anggaran, tetapi juga melalui kedisiplinan, persatuan, kepedulian sosial, serta kesadaran bersama menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan,” tegas Bupati Didimus Yahuli.
Dengan berbagai arahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Yahukimo berharap seluruh ASN dan masyarakat dapat bersama-sama mendukung pembangunan daerah yang lebih maju, tertib, bersih, aman, dan sejahtera.
Sumber : Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Yahukimo
Editor : Redaksi Olemah
Website : www.olemah.com
Diterbitkan : 08-Juni 2026

0 Komentar