Berita Terbaru

6/recent/ticker-posts

Aliansi Pelajar se-Yahukimo Serukan Persatuan dan Perlawanan terhadap Rasisme

YAHUKIMO, OLEMAH.COM – Aliansi Pelajar se-Yahukimo (APY) mengeluarkan pernyataan sikap dalam rangka memperingati 63 tahun New York Agreement sekaligus mengenang tujuh tahun peristiwa rasisme terhadap Orang Asli Papua pada 2019.

Dalam pernyataannya, APY menyoroti sejarah New York Agreement 15 Agustus 1962 yang menurut mereka tidak melibatkan rakyat Papua dalam proses perjanjian antara Indonesia dan Belanda yang difasilitasi Amerika Serikat. APY memandang momentum tersebut sebagai bagian dari sejarah panjang persoalan politik Papua yang hingga kini masih menjadi perhatian masyarakat.

APY juga mengangkat kembali peristiwa rasisme terhadap orang Papua yang terjadi di Surabaya pada Agustus 2019. Mereka menilai penggunaan ujaran bernada rasial terhadap mahasiswa Papua menjadi luka yang masih diingat hingga saat ini.

Dengan mengusung pesan “Karena Kami Manusia, Karena Kami Papua”, para pelajar menyatakan bahwa perjuangan melawan rasisme tidak harus dilakukan dengan kebencian, tetapi melalui persatuan, pendidikan, suara dan martabat.

“16 Agustus 2019 kami dilukai kata rasis. 16 Agustus 2026 kami jawab dengan persatuan. Tahun lalu kami dipanggil ‘monyet’ di negeri sendiri. Hari ini kami tidak membalas dengan kebencian. Kami datang dengan buku, dengan suara, dan dengan martabat,” demikian pernyataan APY.

APY menegaskan bahwa setiap manusia memiliki martabat yang sama tanpa membedakan warna kulit, etnis maupun ras. Mereka menyerukan penghapusan diskriminasi dan prasangka terhadap Orang Asli Papua.

Dalam pernyataannya, APY juga menyampaikan pandangan politik mengenai masa depan Papua, termasuk tuntutan atas hak politik dan penentuan nasib sendiri. Pandangan tersebut merupakan sikap politik Aliansi Pelajar se-Yahukimo dan bukan merupakan posisi resmi pemerintah Indonesia.

Para pelajar juga mengajak generasi muda Papua untuk meningkatkan pendidikan, memperkuat persatuan dan tidak kehilangan identitas serta martabat sebagai orang Papua.

APY menilai pendidikan harus menjadi salah satu kekuatan generasi muda dalam menghadapi berbagai persoalan sosial dan politik yang terjadi di Tanah Papua.

Pernyataan sikap tersebut ditutup dengan seruan persatuan dan penolakan terhadap rasisme.

“Tidak ada manusia yang tinggi karena warna kulit.”

Aliansi Pelajar se-Yahukimo menyampaikan pernyataan tersebut dari Medan Juang, 16 Agustus 2026, dengan pesan utama anti-rasisme, persatuan dan penghormatan terhadap martabat manusia.


Sumber : Dony Siep

Editor : Redaksi Olemah

Website : www.olemah.com

Diterbitkan : 17-Agustus 2026

Posting Komentar

0 Komentar