Kehadiran Oyandi Papua di Belanda bukan sekadar untuk tampil di atas panggung, tetapi membawa misi budaya untuk memperkenalkan kekayaan seni, musik, tari, identitas, serta nilai-nilai budaya Papua kepada masyarakat Indonesia dan internasional.
Tampil di Pacific Roots Festival 2026 Amsterdam
Salah satu agenda penting adalah keikutsertaan Oyandi Papua dalam Pacific Roots Festival 2026 di Amsterdam pada 16 Agustus 2026.
Dalam festival tersebut, Oyandi menampilkan karya budaya Papua, termasuk tari Oyandi dengan motif Wara Koro, sebagai bentuk ekspresi identitas dan kekayaan budaya Papua di ruang internasional.
Penampilan tersebut menjadi kesempatan bagi Oyandi untuk membawa ekspresi seni Papua ke hadapan masyarakat yang lebih luas sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Papua melalui seni pertunjukan.
Nelius Awaki Wawancara di Radio Fox Amsterdam
Perjalanan Oyandi tidak berhenti pada pertunjukan.
Ketua Sanggar Seni Oyandi Papua, Nelius Awaki, juga berkesempatan mengikuti wawancara di Radio Fox Amsterdam.
Dalam kesempatan tersebut, Nelius membahas perjalanan Oyandi, musik dan lagu-lagu Oyandi, proses kreatif, serta pesan budaya yang terkandung dalam karya-karya yang selama ini dikembangkan oleh kelompok tersebut.
Wawancara tersebut menjadi salah satu ruang bagi Oyandi untuk memperkenalkan lebih jauh karya seni dan musik Papua kepada masyarakat di Belanda.
Menjadi Narasumber Talkshow Indonesia House
Kehadiran Oyandi juga mendapat ruang dalam kegiatan Talkshow Indonesia House di Amsterdam.
Nelius Awaki tampil sebagai narasumber untuk berbicara mengenai musik Papua, kebudayaan Papua, perjalanan Oyandi, serta pentingnya menjaga identitas dan warisan budaya melalui musik dan seni.
Talkshow tersebut menjadi ruang dialog yang mempertemukan perspektif budaya Papua dengan masyarakat Indonesia dan komunitas internasional di Belanda.
Melalui forum ini, Oyandi berusaha memperkenalkan Papua tidak hanya melalui pertunjukan, tetapi juga melalui cerita, pengalaman, musik, dan nilai-nilai budaya yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Papua.
Perjalanan Berlanjut ke Den Haag
Selain Amsterdam, perjalanan Oyandi Papua juga mencakup Den Haag, di mana kelompok ini berkesempatan mengisi panggung hiburan dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Belanda.
Penampilan tersebut menjadi ruang perjumpaan budaya antara masyarakat Indonesia, masyarakat Papua, komunitas Melanesia, dan masyarakat internasional.
Kehadiran Oyandi di Den Haag sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkenalkan keberagaman seni dan budaya Papua dalam ruang pertemuan masyarakat Indonesia dan komunitas internasional.
Membawa Identitas Papua ke Dunia
Bagi Oyandi Papua, perjalanan ke Belanda merupakan sebuah langkah penting dalam memperluas ruang apresiasi terhadap seni dan budaya Papua.
Musik, lagu, tari, busana tradisional, wawancara, dan dialog budaya menjadi media untuk memperkenalkan Papua kepada dunia.
Ketua Sanggar Seni Oyandi Papua, Nelius Awaki, mengatakan bahwa kesempatan membawa Oyandi ke Belanda merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab.
“Perjalanan ini bukan hanya tentang kami tampil di luar negeri. Kami membawa nama Papua, membawa identitas budaya, dan memperkenalkan cerita tentang Papua melalui seni, musik, dan lagu. Ini menjadi tanggung jawab kami untuk terus menjaga dan mengembangkan budaya Papua agar dapat dikenal lebih luas.”
Pengalaman Berharga bagi Para Seniman Oyandi
Perjalanan tersebut juga menjadi pengalaman berharga bagi para seniman Oyandi.
Mereka tidak hanya mendapatkan kesempatan tampil di panggung internasional, tetapi juga berinteraksi dengan komunitas budaya, media, dan masyarakat dari berbagai latar belakang.
Pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses perjalanan Oyandi dalam memperluas wawasan sekaligus memperkenalkan karya dan identitas budaya Papua melalui berbagai ruang seni dan budaya.
Dari Jayapura Menuju Belanda
Dari Jayapura menuju Belanda, perjalanan Oyandi Papua menjadi bagian dari proses panjang dalam menjaga eksistensi seni dan budaya Papua.
Yang dibawa bukan sekadar lagu dan tarian, tetapi juga identitas, sejarah, bahasa, nilai-nilai leluhur, dan semangat generasi Papua.
Melalui berbagai kegiatan di Amsterdam dan Den Haag, serta kesempatan berbicara melalui media dan forum budaya, Oyandi Papua terus membawa pesan tentang pentingnya menjaga dan mengembangkan warisan budaya.
Perjalanan ini sekaligus menunjukkan bahwa budaya Papua memiliki ruang untuk hadir dan diperkenalkan di tingkat internasional.
Oyandi Papua hadir di Belanda dengan satu pesan:
“Budaya Papua bukan hanya untuk dikenang di tanah asalnya, tetapi juga layak diperkenalkan, didengar, dan diapresiasi di panggung dunia.”
Sumber : Ketua Oyandi
Editor : Redaksi Olemah
Website : www.olemah.com
Diterbitkan : 23-Agustus 2026

0 Komentar