JAYAPURA, OLEMAH.COM — Enam Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat dari enam kabupaten di Provinsi Papua Pegunungan mendeklarasikan dukungan kepada Hengky Dany Jikwa, S.E., untuk maju sebagai calon Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Papua Pegunungan periode 2026–2030.
Deklarasi dukungan tersebut berlangsung di Kota Jayapura pada Kamis (22/10/2026), menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Papua Pegunungan yang direncanakan berlangsung pada November 2026.
Dukungan itu diberitakan oleh sejumlah media lokal, di antaranya Indotimur News dan Radar Pagi News. Keduanya menyebut enam DPC dari Kabupaten Yalimo, Nduga, Tolikara, Pegunungan Bintang, Lanny Jaya, dan Yahukimo menyatakan dukungan kepada Hengky Dany Jikwa. [Sumber: Indotimur News](https://indotimurnews.com/enam-dpc-dukung-hengky-jikwa-peta-persaingan-demokrat-papua-pegunungan-mulai-terbaca/) | [Radar Pagi News](https://www.radarpaginews.com/peta-kekuatan-partai-demokrat-papua-pegunungan-memanas-enam-ketua-dpc-deklarasikan-dukungan-untuk-hengky-jikwa/).
Enam DPC dan Ketua yang Menyatakan Dukungan
Berdasarkan pemberitaan kedua media tersebut, enam ketua DPC yang disebut menyatakan dukungan kepada Hengky Dany Jikwa adalah:
1. Kabupaten Yalimo: Nahor Yare.
2. Kabupaten Nduga: Kerelak Kogeya.
3. Kabupaten Tolikara: Orgenes Wanimbo.
4. Kabupaten Pegunungan Bintang: Denius T. Uopmabin.
5. Kabupaten Lanny Jaya: Telkius Wenda.
6. Kabupaten Yahukimo: Yosep Payage.
Nama-nama di atas mengikuti penulisan dalam pemberitaan yang ditemukan. Untuk keperluan publikasi resmi, ejaan nama dan jabatan masing-masing ketua DPC sebaiknya dikonfirmasi kembali kepada pengurus terkait.
Hengky Jikwa Tegaskan Dirinya Kader dari Tingkat Bawah
Hengky Dany Jikwa menyampaikan terima kasih kepada enam ketua DPC yang telah memberikan dukungan terhadap pencalonannya. Ia menegaskan bahwa dirinya bukan kader baru di Partai Demokrat dan telah melalui proses organisasi sejak tingkat bawah.
Dalam keterangannya kepada media, Hengky menyebut perjalanan politiknya dimulai dari tingkat distrik melalui struktur Pengurus Anak Cabang (PAC), kemudian pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPC di Kabupaten Mamberamo Tengah, hingga menjalani pengalaman di lembaga legislatif.
Menurut Hengky, proses panjang dalam organisasi tersebut menjadi bagian dari perjalanan yang mengantarkannya hingga ke tingkat Provinsi Papua Pegunungan.
Ia juga menyatakan telah mempelajari ketentuan dalam Peraturan Organisasi (PO) Partai Demokrat yang berkaitan dengan proses pencalonan. Hengky berharap seluruh tahapan menuju Musda dapat berjalan sesuai mekanisme partai.
Dukungan enam DPC tersebut menjadi salah satu perkembangan dalam dinamika pencalonan Ketua DPD Partai Demokrat Papua Pegunungan. Namun, deklarasi dukungan belum berarti penetapan ketua definitif karena prosesnya masih harus mengikuti tahapan dan keputusan organisasi.
Nahor Yare Soroti Penguatan Organisasi dan Kaderisasi
Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Yahukimo, Nahor Yare, dalam pemberitaan yang dikutip media lokal, menjelaskan bahwa dukungan kepada Hengky berkaitan dengan harapan untuk memperkuat organisasi dan memperbaiki proses kaderisasi dari tingkat bawah.
Ia menyoroti sejumlah persoalan organisasi yang menurutnya perlu menjadi bahan evaluasi, termasuk kondisi perolehan kursi partai di tingkat kabupaten dan mekanisme pengelolaan kepengurusan DPC.
Menurut Nahor, pembenahan organisasi perlu dilakukan agar kaderisasi dan tata kelola partai berjalan lebih baik. Ia juga menegaskan bahwa dukungan kepada Hengky tidak dimaksudkan sebagai bentuk permusuhan terhadap kader lain yang ingin maju dalam pemilihan ketua DPD.
Nahor menyatakan pihaknya tetap membuka ruang bagi kader lain untuk berkompetisi melalui mekanisme yang berlaku. Dengan demikian, proses pemilihan diharapkan tetap berjalan dalam semangat organisasi dan kebersamaan.
Musda Menjadi Tahapan Penentuan
Deklarasi enam DPC berlangsung ketika Partai Demokrat Papua Pegunungan bersiap menghadapi Musda yang direncanakan pada November 2026.
Meski enam DPC telah menyatakan dukungan, dinamika pencalonan masih dapat berkembang. Keputusan akhir mengenai kepemimpinan DPD tetap bergantung pada tahapan Musda serta mekanisme dan ketentuan internal Partai Demokrat.
Karena itu, deklarasi ini perlu dipahami sebagai pernyataan dukungan dari sejumlah pimpinan cabang, bukan sebagai hasil penetapan resmi Ketua DPD Partai Demokrat Papua Pegunungan periode 2026–2030.
Indotimur News dan Radar Pagi News, dengan penyusunan ulang oleh redaksi Olemah.com.
Sumber : Indotimur News dan Radar Pagi News,
EditOr : Redaksi Olemah.com
Website : www.olemah.com
Diterbitkan : 23 Oktober 2026

0 Komentar