Berita Terbaru

6/recent/ticker-posts

GKII Jemaat Eben-Haizer Dekai Lantik Panitia Retreat Perkawinan 2028, Yahukimo Jadi Tuan Rumah Pertama Kalinya"

Yahukimo, Olemah.com - Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Jemaat Eben-Haizer Dekai menggelar pelantikan resmi Panitia Kerja Retreat Perkawinan pada Minggu, 15 Maret 2026. Acara bersejarah ini menandai persiapan besar-besaran untuk retreat perkawinan GKII Klasis Jayawijaya, Nduga, dan Yahukimo yang akan digelar pada tahun 2028.

Dalam pelantikan yang berlangsung khidmat di gereja setempat, Ibu Merlina Hesegem, SPd dipercaya menjabat sebagai Ketua I panitia. Ia didampingi Ibu Yosina Y. Tabuni sebagai Ketua II. Struktur lengkap pengurus meliputi:

• Sekretaris 1: Ibu Perina P. Heluka, S.Ikom

• Sekretaris 2: Ibu Piana Wijangge

• Bendahara 1: Ibu Vic. Yuliance G. Adi, S.Pdk

• Bendahara 2: Nelly Enggalim, SE

Yahukimo Debut Jadi Tuan Rumah

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Yahukimo ditunjuk sebagai tuan rumah retreat perkawan GKII 2028. Keputusan ini membawa angin segar bagi jemaat di wilayah pegunungan Papua Pegunungan yang selama ini jarang menjadi host acara skala klasis.

"Kami baru saja menggelar rapat perdana. Saat ini memang belum ada bantuan dari pihak mana pun, tapi kami komitmen menggalang dana dari masing-masing daerah," ujar Ketua I Merlina Hesegem kepada awak media.

Dana Unik: Uang dan Babi

Dalam tradisi gotong royong khas masyarakat Papua Pegunungan, panitia mengandalkan dua sumber dana utama: uang tunai dan babi. Hewan ini memiliki nilai sakral dan ekonomi tinggi di tanah Papua, sering digunakan dalam acara adat dan keagamaan.

"Setiap daerah akan memberikan kontribusi berupa uang dan babi. Ini bentuk kebersamaan kami menyukseskan retreat 2028," tambah Hesegem.

Retreat Perkawinan GKII: Apa Itu?

Retreat perkawinan GKII merupakan program pembinaan keluarga Kristen intensif yang diikuti oleh pasangan suami-istri dari berbagai jemaat. Acara bertujuan memperkuat fondasi pernikahan berdasarkan nilai-nilai Kristiani.

Dengan mengusung tema kebersamaan dan kearifan lokal, retreat 2028 di Yahukimo diprediksi akan menjadi momentum penting bagi perkembangan GKII di wilayah pegunungan Papua.

Tantangan dan Harapan

Sebagai daerah terpencil dengan infrastruktur terbatas, Yahukimo menghadapi tantangan logistik. Namun, semangat jemaat Eben-Haizer Dekai dan kolaborasi tiga klasis memberikan keyakinan acara akan sukses.

"Kami percaya Tuhan akan menyediakan melalui tangan-tangan kita sendiri. Dari uang dan babi, kami bangun karya-Nya," tutup Hesegem penuh sukacita.


Sumber : Anak Kampung  

Editor : Redaksi Olemah

Website : www.olemah.com

Diterbitkan : 15 Maret 2026

Posting Komentar

0 Komentar