Berita Terbaru

6/recent/ticker-posts

Gubernur Papua Pegunungan John Tabo Tegaskan Disiplin ASN, Pembayaran TPP Dilakukan Setiap Bulan Mulai Agustus 2026

Wamena, Olemah.com – Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo, memimpin apel pagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman Kantor Gubernur Papua Pegunungan, Kamis (23/7/2026). Dalam arahannya, Gubernur menegaskan pentingnya peningkatan disiplin kerja, rasa syukur sebagai aparatur negara, serta komitmen membangun birokrasi yang profesional demi mempercepat pembangunan provinsi termuda di Indonesia tersebut.

Berdasarkan laporan kehadiran, sebanyak 733 ASN mengikuti apel pagi dari total ASN yang terdata di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan. Gubernur mengapresiasi meningkatnya tingkat kehadiran pegawai dibandingkan hari-hari sebelumnya, namun mengingatkan agar disiplin terus ditingkatkan.

"Puji Tuhan, kehadiran ASN terus mengalami peningkatan. Ini menjadi tanda semangat kerja mulai tumbuh. Namun saya berharap seluruh ASN semakin disiplin dan menyadari bahwa menjadi pegawai pemerintah adalah amanah yang harus disyukuri," ujar John Tabo.

TPP Dibayar Setiap Bulan Berdasarkan Absensi

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur mengumumkan kebijakan baru terkait Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang mulai diberlakukan pada Agustus 2026.

Ia menegaskan bahwa pembayaran TPP tidak lagi dilakukan setiap tiga atau empat bulan, melainkan dibayarkan setiap bulan sesuai instruksi gubernur yang telah ditandatangani.

Menurutnya, pembayaran TPP akan didasarkan pada tingkat kehadiran atau absensi ASN, sehingga pegawai yang disiplin akan memperoleh haknya secara tepat waktu.

"Mulai Agustus nanti, TPP akan dibayar setiap bulan. Pembayaran dilakukan berdasarkan data absensi. Saya ingin seluruh ASN semakin disiplin karena kehadiran akan menjadi dasar pembayaran hak pegawai," tegasnya.

John Tabo juga menjelaskan bahwa TPP bulan Juli dijadwalkan dibayarkan pada 10 Agustus 2026, kemudian pembayaran bulan-bulan berikutnya akan dilakukan setiap tanggal 10 pada bulan berikutnya sesuai jadwal yang telah ditetapkan pemerintah.

Minta ASN Tinggalkan Budaya Malas

Dalam arahannya, Gubernur mengingatkan seluruh ASN agar meninggalkan kebiasaan bekerja seadanya dan membangun budaya kerja yang produktif.

Ia mengajak seluruh pegawai untuk menghargai kesempatan menjadi ASN di tengah sulitnya memperoleh pekerjaan saat ini.

"Orang mencari pekerjaan sekarang sangat sulit. Karena itu, siapa yang sudah menjadi ASN harus bersyukur dan menunjukkan dedikasi melalui disiplin dan kinerja yang baik," katanya.

Hentikan Ketergantungan pada Konsultan

John Tabo juga meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengurangi ketergantungan terhadap tenaga konsultan dalam penyusunan program dan kegiatan pemerintahan.

Menurutnya, aparatur pemerintah harus diberi kesempatan meningkatkan kompetensi sehingga mampu menyusun perencanaan secara mandiri.

"Saya minta kebiasaan menggunakan konsultan mulai dihentikan. Lebih baik kita membina ASN yang ada agar mereka belajar, berkembang, dan mampu menyusun program sendiri. Anggaran yang selama ini dipakai untuk konsultan dapat dialihkan untuk meningkatkan kapasitas pegawai," ujarnya.

Larang Judi Online dan Minta ASN Tingkatkan Kompetensi Digital

Gubernur turut menyoroti penggunaan teknologi di lingkungan pemerintahan. Ia meminta ASN memanfaatkan komputer dan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas pekerjaan, bukan menghabiskan waktu pada aktivitas yang tidak produktif.

Ia secara khusus mengingatkan ASN agar menjauhi praktik judi online karena dinilai merusak disiplin, menghabiskan waktu, dan menurunkan produktivitas kerja.

"Saya minta jangan gunakan waktu kerja untuk bermain telepon genggam atau judi online. Gunakan waktu untuk belajar komputer, meningkatkan kemampuan, dan menyelesaikan pekerjaan dengan baik," tegasnya.

Perhatikan Pendidikan Anak

Menjelang penutupan arahannya, Gubernur mengingatkan seluruh ASN agar tidak hanya fokus pada pekerjaan, tetapi juga memberikan perhatian terhadap pendidikan dan pembentukan karakter anak-anak di rumah.

Menurutnya, generasi muda Papua Pegunungan harus dipersiapkan sejak dini agar mampu menghadapi perkembangan teknologi dan tantangan masa depan.

"Anak-anak adalah generasi penerus daerah ini. Orang tua harus memastikan mereka rajin sekolah, belajar dengan baik, serta menggunakan teknologi secara positif. Masa depan Papua Pegunungan ada di tangan mereka," kata John Tabo.

Gubernur berharap seluruh ASN terus meningkatkan disiplin, integritas, dan semangat pengabdian sehingga mampu mewujudkan birokrasi yang profesional serta mempercepat pembangunan di Provinsi Papua Pegunungan.

Menutup arahannya, John Tabo mengajak seluruh ASN bekerja dengan penuh tanggung jawab, menjaga semangat pelayanan kepada masyarakat, serta selalu mengandalkan penyertaan Tuhan dalam setiap tugas yang diemban.

"Mari kita bekerja dengan hati, menjaga disiplin, melayani masyarakat dengan sungguh-sungguh, dan terus membangun Papua Pegunungan menjadi daerah yang maju, aman, dan sejahtera. Tuhan Yesus memberkati kita semua," tutup Gubernur.


Sumber : Kaki Abu

Editor : Redaksi Olemah

Website : www.olemah.com

Diterbitkan : 23-Juli 2026

Posting Komentar

0 Komentar