Dalam pernyataan tersebut, TPNPB menyebut kedua anggotanya yang tewas adalah Homilek Heluka (22) dan Ereminus Heluka (20). Organisasi tersebut juga mengklaim seorang warga sipil bernama Yafulok Heluka (30) meninggal dunia dalam peristiwa yang sama.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari TNI maupun Polri yang mengonfirmasi atau membantah klaim tersebut.
TPNPB Sampaikan Klaim Melalui Siaran Pers
Dalam siaran pers yang ditandatangani jajaran pimpinan TPNPB-OPM, termasuk Panglima Tinggi Goliath Tabuni, organisasi tersebut menyatakan kedua anggotanya gugur dalam operasi yang diklaim dilakukan aparat keamanan di pusat Kota Dekai.
TPNPB juga mengklaim bahwa operasi tersebut menyebabkan kepanikan di kalangan masyarakat karena terjadi di sekitar kawasan permukiman. Selain itu, kelompok tersebut menyebut seorang warga sipil ikut menjadi korban dalam insiden tersebut.
Seluruh informasi tersebut berasal dari pernyataan resmi TPNPB dan belum dapat diverifikasi secara independen.
Minta Dilakukan Penyelidikan
Dalam pernyataannya, TPNPB meminta agar dilakukan penyelidikan terhadap kematian warga sipil yang mereka identifikasi sebagai Yafulok Heluka.
Kelompok tersebut juga menyerukan agar operasi keamanan tidak dilakukan di kawasan permukiman warga serta menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya dua anggota yang mereka klaim sebagai bagian dari TPNPB Kodap XVI Yahukimo.
Belum Ada Pernyataan Resmi Aparat
Sampai saat ini, belum terdapat penjelasan resmi dari pihak TNI, Polri, maupun pemerintah mengenai kronologi peristiwa sebagaimana disampaikan dalam siaran pers TPNPB.
Karena itu, informasi mengenai jumlah korban, identitas korban, serta kronologi kejadian masih memerlukan konfirmasi dari pihak berwenang.
Olemah.com akan memperbarui pemberitaan ini setelah terdapat keterangan resmi dari aparat keamanan atau instansi terkait.
Catatan Redaksi: Berita ini disusun berdasarkan siaran pers yang disampaikan TPNPB-OPM. Klaim dalam pernyataan tersebut belum dapat diverifikasi secara independen dan belum memperoleh tanggapan resmi dari TNI maupun Polri. Olemah.com menjunjung prinsip keberimbangan dengan menunggu konfirmasi dari seluruh pihak terkait.
Sumber : N.S
Editor : Redaksi Olemah
Website : www.olemah.com
Diterbitkan : 19-Juli 2026

0 Komentar