Dalam keterangannya kepada Olemah.com melalui sambungan telepon, Otniel mengatakan bahwa sosok Elai Giban merupakan teladan bagi ASN Orang Asli Papua (OAP). Menurutnya, perjalanan karier Elai Giban membuktikan bahwa keberhasilan dapat diraih melalui proses, kerja keras, disiplin, dan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas diri melalui pendidikan.
"Kami bangga. Sebagai ASN asli Papua, kami harus belajar dari Bapak Elai Giban. Beliau layak menyelesaikan studi S3 dengan mengikuti seluruh proses akademik secara benar, mengikuti setiap mata kuliah hingga tahapan akhir. Itu menunjukkan keseriusan beliau dalam meningkatkan kapasitas diri," ujar Otniel.
Ia menilai Elai Giban merupakan sosok yang tekun dan konsisten dalam menjalankan setiap tugas pelayanan kepada masyarakat maupun tanggung jawabnya sebagai aparatur pemerintah. Semangat pengabdian tersebut menjadi inspirasi bagi generasi muda Papua untuk terus berjuang meraih prestasi di berbagai bidang kehidupan.
Menurut Otniel, dedikasi, loyalitas, dan totalitas Elai Giban selama mengabdi di lingkungan birokrasi patut menjadi teladan bagi ASN muda, khususnya di Kabupaten Yahukimo.
"Sosok seperti Bapak Elai Giban layak mendapatkan penghormatan karena beliau telah menunjukkan dedikasi yang luar biasa dalam pelayanan. Beliau bekerja dengan penuh tanggung jawab dan selalu mengedepankan kepentingan masyarakat," katanya.
Otniel juga mengungkapkan bahwa perjalanan SOPPY tidak terlepas dari dukungan Elai Giban ketika masih mengemban amanah sebagai Asisten hingga Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Yahukimo.
Menurutnya, organisasi SOPPY lahir dan berkembang pada masa kepemimpinan Elai Giban di birokrasi Kabupaten Yahukimo.
"SOPPY lahir ketika Bapak Elai Giban masih bertugas di Yahukimo sebagai Asisten hingga Sekda. Beliau banyak memberikan perhatian, dukungan, motivasi, dan kontribusi kepada kami sehingga SOPPY dapat berkembang sampai hari ini," ungkapnya.
Lebih lanjut, Otniel menegaskan bahwa Elai Giban merupakan salah satu panutan bagi ASN di Kabupaten Yahukimo, terutama bagi generasi muda yang memiliki semangat besar untuk berkarier di dunia birokrasi maupun politik.
Ia mengatakan, banyak generasi muda yang memiliki ambisi untuk menduduki jabatan tertentu, tetapi belum memahami pentingnya proses, pengalaman, dan tahapan dalam sebuah organisasi. Menurutnya, Elai Giban telah membuktikan bahwa kualitas diri akan mendapatkan kepercayaan apabila dibangun melalui kerja keras dan integritas.
"Kadang-kadang kami tidak memahami pentingnya proses dalam organisasi. Namun Bapak Elai Giban telah membuktikan kualitasnya melalui perjalanan karier sebagai ASN. Beliau memperoleh kepercayaan karena dedikasi, loyalitas, integritas, dan kemampuan yang dimilikinya," ujarnya.
Saat ini, Elai Giban dipercaya mengemban jabatan sebagai Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Papua Pegunungan, sebuah posisi strategis yang mencerminkan kepercayaan pemerintah terhadap kapasitas dan pengalamannya dalam pemerintahan.
Selain sukses membangun karier birokrasi, Elai Giban juga tengah menyelesaikan pendidikan Program Doktor (S3). Otniel mengatakan bahwa saat ini Elai Giban telah memasuki tahapan akhir penyelesaian studi doktoralnya.
Menurutnya, setelah hasil penelitian atau disertasi dinyatakan memenuhi persyaratan akademik, Elai Giban akan mengikuti tahapan berikutnya berupa ujian tertutup dan ujian terbuka sebagai syarat akhir sebelum resmi dikukuhkan sebagai Doktor.
"Beberapa tahapan lagi, Bapak Elai Giban akan menyandang gelar Doktor. Kami berharap beliau menjadi salah satu Doktor Orang Asli Papua, khususnya dari Provinsi Papua Pegunungan, yang dapat menjadi kebanggaan daerah serta menginspirasi generasi muda untuk terus mengejar pendidikan hingga jenjang tertinggi," kata Otniel.
Ia menambahkan, pencapaian tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi Elai Giban dan keluarganya, tetapi juga menjadi kebanggaan masyarakat Yahukimo, Papua Pegunungan, serta seluruh Orang Asli Papua.
Otniel berharap keberhasilan Elai Giban dapat menjadi motivasi bagi ASN muda untuk terus meningkatkan kompetensi melalui pendidikan formal, tanpa meninggalkan tanggung jawab dalam pelayanan kepada masyarakat.
"Keberhasilan Bapak Elai Giban menunjukkan bahwa pendidikan dan pengabdian dapat berjalan beriringan. Kami berharap semakin banyak putra-putri Papua yang mengikuti jejak beliau, sehingga lahir sumber daya manusia Papua yang unggul, profesional, dan mampu memimpin pembangunan daerah," tuturnya.
Di akhir penyampaiannya, Otniel mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan doa dan dukungan agar seluruh tahapan akademik yang sedang dijalani Elai Giban dapat berjalan dengan lancar hingga meraih gelar doktor.
"Kami berdoa semoga Tuhan Yesus terus menyertai, memakai, dan mengangkat Bapak Elai Giban menjadi alat-Nya dalam melayani masyarakat. Kiranya seluruh proses studi doktoral berjalan lancar hingga pengukuhan, sehingga beliau dapat terus mengabdi dengan penuh ketulusan, integritas, dan takut akan Tuhan," tutup Otniel Sobolim.
Sumber : Ketua Soppy
Editor : Redaksi Olemah
Website : www.olemah.com
Diterbitkan : 22-Juli 2026

0 Komentar