Berita Terbaru

6/recent/ticker-posts

Papua Pegunungan dan Papua Selatan Perkuat Kerja Sama Pangan, Tekan Inflasi dan Buka Jalur Perdagangan

MERAUKE, OLEMAH.COM— Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dan Pemerintah Provinsi Papua Selatan terus memperkuat komunikasi dan kerja sama antardaerah, khususnya di bidang perekonomian, ketahanan pangan, perdagangan komoditas, serta pengendalian inflasi.

Penguatan kerja sama tersebut dibahas dalam pertemuan antara Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dan Pemerintah Provinsi Papua Selatan yang berlangsung di Swiss-Belhotel Merauke, Provinsi Papua Selatan, Senin, 14 September 2026.

Dalam pertemuan itu, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan diwakili Asisten II Sekretariat Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Elai Giban, S.E., M.M., yang hadir mewakili Gubernur Papua Pegunungan. Elai Giban hadir bersama Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Papua Pegunungan.

Sementara dari Pemerintah Provinsi Papua Selatan, pertemuan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu, S.Pd., M.Si., yang hadir mewakili Gubernur Papua Selatan, didampingi Asisten II beserta jajaran dan staf Pemerintah Provinsi Papua Selatan.

Bahas Rencana MoU Dua Provinsi

Salah satu agenda utama dalam pertemuan tersebut adalah membahas rencana Memorandum of Understanding atau MoU antara Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dan Pemerintah Provinsi Papua Selatan.

Rencana MoU ini diharapkan menjadi dasar kerja sama yang lebih terarah antara kedua provinsi, terutama dalam penguatan sektor pangan, perdagangan, distribusi barang, pengendalian inflasi, serta pengembangan ekonomi masyarakat.

Asisten II Papua Pegunungan, Elai Giban, mengatakan komunikasi dan kerja sama antardaerah sangat penting untuk membuka hubungan ekonomi yang saling menguntungkan.

Menurutnya, Papua Pegunungan memiliki berbagai potensi hasil pertanian, terutama sayur-mayur dan komoditas hortikultura dari wilayah Wamena dan sekitarnya. Di sisi lain, Papua Selatan memiliki potensi besar dalam produksi beras serta berbagai komoditas pangan lainnya.

Karena itu, kerja sama kedua provinsi dapat diarahkan pada pertukaran komoditas sesuai kebutuhan masing-masing wilayah.

“Beras dari Selatan, Sayur dari Pegunungan”

Salah satu konsep yang didorong dalam kerja sama tersebut adalah bagaimana beras dari Papua Selatan dapat dipasok ke Papua Pegunungan, sementara hasil pertanian dari Papua Pegunungan, terutama sayuran, dapat dipasarkan ke wilayah Papua Selatan.

Pola tersebut dinilai dapat memberikan manfaat ganda.

Di satu sisi, masyarakat Papua Pegunungan mendapatkan akses terhadap pasokan beras dan kebutuhan pangan dengan jalur distribusi yang lebih dekat. Di sisi lain, petani di Papua Pegunungan memperoleh pasar yang lebih luas untuk menjual hasil pertanian mereka.

Dengan demikian, kerja sama tersebut tidak hanya berbicara mengenai distribusi barang, tetapi juga menyangkut peningkatan pendapatan masyarakat dan kesejahteraan petani.

Elai Giban menilai kerja sama antardaerah juga dapat menjadi salah satu langkah untuk membantu pemerintah dalam mengendalikan inflasi, khususnya harga komoditas pangan yang selama ini dipengaruhi oleh biaya transportasi dan panjangnya rantai distribusi.

Tidak Hanya Tingkat Provinsi

Elai Giban juga mendorong agar kerja sama yang dibangun tidak hanya berlangsung pada tingkat pemerintah provinsi.

Menurutnya, kerja sama perlu dikembangkan hingga ke tingkat kabupaten, terutama kabupaten-kabupaten yang memiliki kedekatan wilayah dan kepentingan ekonomi.

Beberapa wilayah yang dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan dalam kerja sama tersebut antara lain Kabupaten Yahukimo dan Pegunungan Bintang, serta daerah lain di Papua Pegunungan yang memiliki potensi produksi dan kebutuhan pangan.

Kerja sama langsung antarkabupaten diharapkan dapat membuat distribusi komoditas menjadi lebih cepat dan efisien.

Konsepnya adalah membangun hubungan perdagangan yang saling melengkapi. Komoditas yang berlebih di satu wilayah dapat disalurkan ke daerah yang membutuhkan, sehingga hasil produksi masyarakat tidak hanya dikonsumsi di wilayah sendiri.

Membuka Pasar bagi Petani Papua Pegunungan

Kerja sama perdagangan ini juga diharapkan menjadi peluang bagi petani di Papua Pegunungan untuk mendapatkan pasar yang lebih luas.

Selama ini, hasil pertanian masyarakat pegunungan, khususnya sayur-mayur, memiliki potensi besar. Namun tantangan yang masih dihadapi adalah akses pasar, transportasi dan distribusi.

Jika kerja sama antardaerah dapat diwujudkan melalui MoU, maka pemerintah dapat mendorong terbentuknya jalur perdagangan yang lebih teratur antara Papua Pegunungan dan Papua Selatan.

Dengan adanya kepastian pasar, petani diharapkan semakin terdorong untuk meningkatkan produksi karena memiliki tujuan pemasaran yang lebih jelas.

Pengalaman Kerja Sama Komoditas

Dalam pembahasan tersebut juga disampaikan bahwa pola kerja sama perdagangan antardaerah sebenarnya bukan hal baru.

Sebelumnya telah terdapat komunikasi dan kerja sama dengan daerah lain dalam pemenuhan kebutuhan komoditas di wilayah Papua Pegunungan.

Salah satu pola yang dapat dikembangkan adalah pengiriman komoditas pangan dan hasil laut ke wilayah pegunungan, kemudian hasil pertanian dari pegunungan dikirim kembali ke daerah pemasok.

Model seperti ini dinilai dapat menjadi contoh untuk membangun kerja sama yang lebih luas antara Papua Pegunungan dan Papua Selatan.

Dukungan Konektivitas Wamena–Merauke

Selain kerja sama pemerintahan dan perdagangan, aspek konektivitas juga menjadi bagian penting dalam pengembangan hubungan ekonomi kedua wilayah.

Akses transportasi yang semakin baik akan sangat membantu distribusi beras, sayuran, hasil pertanian, serta berbagai kebutuhan masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut juga dibicarakan rencana peningkatan konektivitas penerbangan antara Wamena dan Merauke, termasuk informasi mengenai rencana pembukaan rute oleh Citilink.

Jika konektivitas tersebut terealisasi, akses distribusi barang antara kedua wilayah berpotensi menjadi lebih mudah dan cepat.

Namun, untuk jadwal dan kepastian operasional penerbangan, masih diperlukan informasi resmi dari pihak maskapai dan instansi terkait.

Papua Selatan Sambut Baik Rencana Kerja Sama

Sekretaris Daerah Provinsi Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu, S.Pd., M.Si., menyambut baik rencana penguatan kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan.

Menurutnya, kerja sama pangan dan ekonomi antara kedua provinsi memiliki peluang besar untuk dikembangkan karena masing-masing wilayah memiliki potensi dan kebutuhan yang dapat saling melengkapi.

Papua Selatan memiliki potensi pertanian, khususnya beras, sementara Papua Pegunungan memiliki potensi hortikultura dan hasil pertanian dataran tinggi.

Karena itu, kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti pada pembicaraan, tetapi dapat segera dilanjutkan dengan pembahasan teknis dan penyusunan MoU.

Ferdinandus mendorong agar proses tersebut dapat dipercepat sehingga kerja sama konkret dapat segera dirasakan masyarakat.

Menuju Kerja Sama Ekonomi yang Saling Menguntungkan

Kerja sama Papua Pegunungan dan Papua Selatan diharapkan menjadi bagian dari upaya membangun konektivitas ekonomi antarwilayah di Tanah Papua.

Dengan adanya koordinasi antarpemerintah provinsi, kabupaten, pelaku usaha dan masyarakat, jalur distribusi komoditas dapat dibangun secara lebih terencana.

Konsep “beras dari Selatan, sayur dari Pegunungan” bukan hanya pertukaran barang, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan, membuka pasar bagi petani, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta membantu menjaga stabilitas harga.

Rencana MoU kedua provinsi selanjutnya diharapkan dapat diterjemahkan ke dalam program kerja yang konkret, termasuk kerja sama perdagangan komoditas, distribusi pangan, pengembangan UMKM, penguatan petani dan pelaku usaha, serta konektivitas transportasi.

Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dan Papua Selatan kini memiliki peluang untuk membangun hubungan ekonomi yang lebih kuat dan saling melengkapi, dengan tujuan utama meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kedua provinsi.


Sumber : Kaki Abu

Editor : Redaksi Olemah

Website : www.olemah.com

Diterbitkan : 15 September 2026

Posting Komentar

0 Komentar