Jayapura, Olemah.com – Pertarungan krusial dua tim papan bawah BRI Super League 2025/26 menghadirkan drama penuh tensi di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (27/11/2025). PSBS Biak sukses mengamankan kemenangan penting 3–2 atas Persijap Jepara dalam laga pekan ke-14.
Kemenangan ini menjadi angin segar bagi PSBS Biak yang berjuang keluar dari zona degradasi. Tambahan tiga poin membuat Badai Pasifik naik ke peringkat 14 klasemen sementara dengan 12 poin dari 13 pertandingan. Sementara itu, Persijap Jepara semakin tenggelam di posisi 16 dengan koleksi 8 poin, dan mencatat delapan kekalahan beruntun.
Babak Pertama: Kesalahan Fatal dan Gol Balasan
Pertandingan berlangsung dalam tekanan tinggi, terutama bagi Persijap yang baru saja berpisah dengan pelatih kepala mereka.
PSBS Biak membuka keunggulan cepat di menit ke-7. Kesalahan fatal Persijap dalam membangun serangan di area sendiri dimanfaatkan sempurna oleh Ruyery Blanco, yang melepaskan tembakan akurat tanpa mampu dibendung (1-0).
Persijap bangkit pada menit ke-37 melalui skema bola mati. Carlos Franca mengeksekusi tendangan bebas melengkung cantik yang menembus jangkauan kiper Kadu Monteiro. Skor 1–1 bertahan hingga turun minum, memberi harapan bagi tim tamu yang tengah terluka.
Babak Kedua: VAR, Penalti, dan Drama Beruntun
Memasuki babak kedua, PSBS kembali mengambil kendali. Tinjauan VAR pada menit ke-53 memastikan adanya pelanggaran Persijap di kotak penalti. Luquinhas yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan tenang, membawa PSBS unggul 2–1.
Tujuh menit berselang, PSBS memperlebar keunggulan menjadi 3–1 lewat Heri Susanto yang sukses memanfaatkan bola rebound di depan gawang.
Gol Balasan Persijap Tak Cukup
Persijap Jepara sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 3–2 lewat penyelesaian matang Diogo Brito di menit ke-78. Namun upaya mereka untuk menyamakan kedudukan tak membuahkan hasil hingga peluit panjang dibunyikan.
Dampak Klasemen
PSBS Biak naik ke posisi 14, aman sementara dari zona merah
Persijap Jepara tetap di posisi 16 dan menambah deretan kekalahan menjadi 8 laga beruntun
Pertandingan ini menjadi bukti bahwa persaingan menghindari degradasi semakin panas, dan setiap poin sangat berarti menjelang paruh kedua musim.
Sumber : PSSI
Editor : Redaksi Olemah
Website : www.olemah.com
Diterbitkan : 28 November 2025

0 Komentar