Berita Terbaru

6/recent/ticker-posts

Kunjungan Wapres ke Papua Berjalan Lancar, Yahukimo Dijadwalkan Ulang Demi Keamanan

Jayapura, olemah.com — Panglima Kodam XVII/Cenderawasih sekaligus Komandan Satuan Tugas Pengamanan VVIP, Amrin Ibrahim, menjelaskan bahwa secara umum rangkaian kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka di Tanah Papua berjalan dengan aman dan lancar.

Menurut Mayjen TNI Amrin Ibrahim, kunjungan Wapres Gibran telah terlaksana dengan baik di dua daerah, yakni Kabupaten Biak Numfor dan Wamena, Papua Pegunungan. Sementara itu, agenda kunjungan ke Kabupaten Yahukimo sejatinya telah direncanakan sebagai bagian dari rangkaian kunjungan kerja tersebut.

“Secara umum kunjungan Bapak Wakil Presiden di Papua berjalan lancar. Yang pertama di Biak, yang kedua di Wamena, dan yang ketiga sebenarnya direncanakan berkunjung ke Yahukimo,” ujar Amrin dalam keterangannya.

Wapres Sangat Ingin Bertemu Masyarakat Yahukimo

Amrin menegaskan bahwa Wapres Gibran memiliki keinginan kuat untuk berkunjung ke Yahukimo. Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk menyapa langsung masyarakat serta meninjau berbagai pembangunan yang telah dilaksanakan oleh pemerintah daerah maupun pemerintah pusat di wilayah tersebut.

“Kalau Bapak Wapres sangat ingin berkunjung ke Yahukimo, tentunya beliau ingin menyapa masyarakat dan melihat pembangunan-pembangunan yang sudah dilaksanakan di sana,” jelasnya.

Namun demikian, sebagai Komandan Satgas Pengamanan VVIP, Amrin menyampaikan bahwa faktor keamanan menjadi pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan terkait agenda kunjungan tersebut.

Pertimbangan Intelijen Jadi Dasar Penundaan

Berdasarkan hasil analisis dan pertimbangan intelijen hingga pagi hari sebelum jadwal kunjungan, Satgas Pengamanan VVIP menilai kondisi keamanan di Yahukimo belum memungkinkan untuk menjamin keselamatan Wakil Presiden.

“Karena melihat pertimbangan keamanan di Yahukimo sampai dengan pagi ini, saya selaku Komandan Satgas Pengamanan VVIP menyarankan kepada Bapak Wakil Presiden untuk tidak melakukan kunjungan ke Yahukimo,” tegas Amrin.

Ia menambahkan, dari hasil pemantauan intelijen ditemukan adanya pergerakan Tentara Pembebasan Nsional Papua Barat (TPNPB) yang dinilai berpotensi mengganggu stabilitas keamanan.

“Dari pertimbangan intelijen dan pengamanan, kami melihat ada gerakan-gerakan dari kelompok yang tidak bertanggung jawab. Menurut pertimbangan kami, untuk keamanan VVIP kondisi tersebut sangat tidak memungkinkan,” ungkapnya.

Dijadwalkan Ulang demi Keselamatan

Atas dasar itu, Satgas Pengamanan VVIP menyarankan agar kunjungan Wakil Presiden ke Yahukimo dilakukan penjadwalan ulang hingga situasi benar-benar aman dan kondusif.

Amrin menegaskan bahwa keputusan tersebut bukan berarti membatalkan kunjungan, melainkan menunda demi keselamatan bersama. Ia juga menyadari bahwa masyarakat Yahukimo sangat berharap dapat bertemu langsung dengan Wakil Presiden.

“Kami menyarankan untuk dilakukan penjadwalan kembali, karena masyarakat Yahukimo tentunya sangat ingin bertemu dengan Bapak Wakil Presiden,” tutup Amrin.

Pemerintah memastikan bahwa kunjungan Wakil Presiden ke Yahukimo tetap menjadi perhatian dan akan dilaksanakan pada waktu yang tepat, dengan mengedepankan aspek keamanan, ketertiban, dan keselamatan seluruh pihak.


Sumber : Satper

Editor : Redaksi Olemah

Website : www.olemah.com

Diterbitkan : 15 Januari 2026

Posting Komentar

0 Komentar