Berita Terbaru

6/recent/ticker-posts

Kunjungan ke Yahukimo Ditunda, Wapres Gibran Utamakan Keamanan

Jakarta, Olemah.com– Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka menunda kunjungan kerjanya ke Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, yang semula dijadwalkan berlangsung pada Rabu (14/1/2026). Penundaan dilakukan atas pertimbangan situasi keamanan di wilayah tersebut.

Komandan Satuan Tugas Pengamanan VVIP sekaligus Panglima Kodam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Amrin Ibrahim, menjelaskan bahwa Wapres Gibran sejatinya direncanakan bertolak ke Yahukimo menggunakan pesawat Hercules usai menyelesaikan agenda kunjungan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

“Namun berdasarkan pertimbangan keamanan di Yahukimo sampai dengan pagi ini, saya menyarankan kepada Bapak Wakil Presiden untuk tidak melakukan kunjungan ke Yahukimo,” ujar Amrin saat memberikan keterangan di Bandara Frans Kaisiepo, Biak Numfor, Papua, Rabu.

Pertimbangan Intelijen Jadi Dasar Penundaan

Amrin mengungkapkan, hasil pemantauan intelijen menunjukkan adanya pergerakan kelompok-kelompok yang dinilai berpotensi mengganggu keamanan. Kondisi tersebut dinilai tidak memungkinkan untuk menjamin keselamatan VVIP.


“Dari pertimbangan intelijen, kami melihat ada gerakan-gerakan dari kelompok yang tidak bertanggung jawab. Demi keamanan VVIP, kunjungan ke Yahukimo akan dijadwalkan ulang,” tegasnya.

Meski demikian, Amrin menegaskan bahwa Wapres Gibran memiliki keinginan kuat untuk berkunjung ke Yahukimo guna melihat langsung perkembangan pembangunan yang dilaksanakan pemerintah pusat dan pemerintah daerah setempat.

Rangkaian Kunjungan Wapres di Tanah Papua

Penundaan ke Yahukimo tidak mengurangi rangkaian agenda Wapres di Tanah Papua. Pada Selasa (13/1/2026), Gibran mengawali kunjungan kerja di Kabupaten Biak Numfor dengan meninjau Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 41.

Selanjutnya, Wapres meninjau Pasar Ikan Fandoi untuk melihat langsung aktivitas jual beli ikan, rantai distribusi hasil perikanan, serta fasilitas pendukung bagi pedagang dan nelayan. Dalam kesempatan tersebut, Gibran menekankan pentingnya penguatan ekonomi nelayan secara terintegrasi, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto melalui program pembangunan Kampung Nelayan.

“Kampung Nelayan harus terhubung dengan pasar rakyat agar distribusi lancar dan daya saing produk perikanan lokal meningkat,” ujar Gibran.

Wapres juga meninjau fasilitas cold storage di kawasan Pasar Ikan Fandoi dan menekankan pentingnya menjaga mutu hasil perikanan sebagai kunci menembus pasar ekspor.

“Mutu harus dijaga agar hasil perikanan nelayan dapat menembus pasar ekspor,” katanya.

Agenda di Wamena

Usai dari Biak, Gibran melanjutkan perjalanan ke Wamena, Papua Pegunungan. Di sana, ia mengikuti pertandingan sepak bola persahabatan di Stadion Lapangan Pendidikan Itlayikinia. Gibran tergabung dalam tim SSB YPK Betlehem yang berhasil menang 5–2 atas SSB Yehuda, dengan dua gol disumbangkan langsung oleh Wapres.

Pada malam harinya, Gibran bersilaturahmi dengan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Jayawijaya, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat di Rumah Makan Blambangan, Wamena.

Pertemuan tersebut dihadiri Gubernur Papua Pegunungan Jhon Tabo, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahim, Kapolda Papua Irjen Pol Petrus Patrige, serta sejumlah kepala daerah dan pimpinan lembaga di Papua Pegunungan.

Menurut Gibran, pertemuan tersebut menjadi ruang penting untuk menyerap aspirasi, pandangan, dan dinamika lokal secara utuh.

Serap Aspirasi Pelaku UMKM Kopi Papua

Selain itu, Wapres juga bertemu dengan para pegiat kopi dan pelaku ekonomi kreatif di Café Dik’s, Wamena. Dalam pertemuan tersebut, Gibran berdiskusi bersama Asosiasi Petani dan Penggiat Kopi Papua Pegunungan (PPKPP) yang menaungi petani kopi dari delapan kabupaten di Papua Pegunungan.

Pertemuan berlangsung dalam suasana santai dan menjadi ajang silaturahmi sekaligus penyerapan aspirasi pelaku UMKM sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Pemerintah menegaskan, kunjungan kerja Wakil Presiden ke Yahukimo akan dijadwalkan ulang pada waktu yang lebih aman dan kondusif, dengan tetap mengedepankan keselamatan serta stabilitas keamanan di wilayah Papua Pegunungan.


Sumber : CNN Indonesia 

Editor : Redaksi Olemah

Website : www.olemah.com

Diterbitkan : 14 Januari 2026

Posting Komentar

0 Komentar