Berita Terbaru

6/recent/ticker-posts

Bupati Muda Orang Gunung Pecahkan Rekor Sejarah, Teguh Kenakan Busana Adat Mee di Momen Resmi

PANIAI, OLEMAH.COM – Sejarah baru kembali tercipta di Tanah Papua. Seorang bupati muda asal wilayah pegunungan berhasil mencatatkan rekor bersejarah dengan mempertahankan jati diri dan identitas budaya dalam sebuah momen besar dan resmi pemerintahan.

Di tengah arus modernisasi dan protokoler formal, bupati tersebut tampil berbeda dengan mengenakan pakaian adat lengkap suku Mee (orang gunung). Penampilan ini menjadi sorotan publik karena jarang dilakukan oleh kepala daerah, khususnya dari kalangan bupati orang gunung di Papua.

Langkah ini dinilai sebagai simbol keberanian, kebanggaan identitas, serta penghormatan terhadap warisan budaya leluhur. Tidak semua bupati asal pegunungan berani atau mampu menampilkan jati diri budaya secara utuh di ruang publik dan acara kenegaraan.

Penampilan tersebut tidak hanya memiliki nilai simbolik, tetapi juga pesan kuat bahwa budaya lokal tidak boleh ditinggalkan, meskipun seseorang telah berada di puncak jabatan pemerintahan. Busana adat Mee yang dikenakan mencerminkan filosofi hidup orang gunung: kesederhanaan, keberanian, dan keterikatan erat dengan alam serta leluhur.

Masyarakat menilai momen ini sebagai contoh positif bagi generasi muda Papua, khususnya dari wilayah pegunungan, bahwa menjadi pemimpin tidak harus melepaskan identitas budaya. Justru sebaliknya, budaya harus dijadikan kekuatan moral dan jati diri dalam memimpin.

Harapan pun disampaikan agar ke depan semakin banyak bupati maupun anggota DPR asal wilayah pegunungan yang berani dan konsisten menghargai budaya sendiri, salah satunya dengan mengenakan pakaian adat lengkap dalam momen-momen penting daerah maupun nasional.

Pelestarian budaya melalui simbol-simbol kepemimpinan dinilai penting untuk menjaga martabat orang gunung di Tanah Papua. Apa yang dilakukan bupati muda ini bukan sekadar soal pakaian, melainkan pesan kuat tentang identitas, harga diri, dan kebanggaan sebagai orang gunung Papua.

Sumber : W Tebai 

Editor : Redaksi Olemah

Website : www.olemah.com

Diterbitkan : 08 Februari 2026

Posting Komentar

0 Komentar