Berita Terbaru

6/recent/ticker-posts

Pejabat Pemkab Dogiyai Jalankan Tugas Dinas Kenakan Pakaian Adat Papua

Dogiyai, Olemah.com — Praktik birokrasi yang sarat nilai kearifan lokal ditunjukkan oleh seorang pejabat di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah. Tidak seperti praktik birokrasi pada umumnya di berbagai daerah di Indonesia, pejabat tersebut menjalankan tugas kedinasan dengan mengenakan pakaian adat Papua.

Pada jam kerja resmi, pejabat yang bersangkutan tetap menjalankan fungsi administratif pemerintahan, termasuk menandatangani berkas pengusulan kenaikan pangkat salah satu Kepala Distrik berinisial YD. Seluruh proses dilakukan sesuai prosedur kedinasan yang berlaku.

Penggunaan pakaian adat dalam aktivitas resmi pemerintahan ini menjadi simbol kuat afirmasi identitas budaya lokal Papua di dalam struktur birokrasi negara. Langkah tersebut menunjukkan bahwa nilai-nilai kultural masyarakat Papua masih dapat hidup dan dihormati, meskipun berada dalam sistem administrasi pemerintahan Republik Indonesia yang formal dan modern.

Praktik ini juga dipandang sebagai bentuk perlawanan halus terhadap homogenisasi budaya dalam birokrasi, sekaligus pengingat bahwa aparatur negara di Papua tidak terlepas dari akar budaya dan identitas leluhur mereka.

Selain bermakna simbolik, langkah tersebut mencerminkan upaya menjaga martabat dan jati diri Orang Asli Papua (OAP) dalam ruang-ruang resmi negara. Kehadiran budaya lokal dalam birokrasi diharapkan mampu memperkuat rasa kepemilikan masyarakat terhadap pemerintahan daerah serta membangun kepercayaan publik.

Fenomena ini mendapat perhatian karena memperlihatkan bahwa birokrasi tidak harus tercerabut dari budaya lokal, melainkan dapat berjalan beriringan dengan nilai-nilai adat, selama tidak bertentangan dengan aturan hukum dan tata kelola pemerintahan yang berlaku.

Di tengah arus modernisasi dan standardisasi sistem pemerintahan, apa yang terjadi di Kabupaten Dogiyai menjadi contoh bahwa negara dan budaya lokal dapat berdialog secara harmonis, bukan saling meniadakan.


Sumber : Nason Pigai

Editor : Redaksi Olemah

Website : www.olemah.com

Diterbitkan : 16 Januari 2026

Posting Komentar

0 Komentar