Penegasan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama yang digelar pada Minggu (8/2/2026).
Dalam pidatonya, Prabowo menekankan bahwa cita-cita mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan nasional hanya dapat tercapai apabila kekayaan bangsa dikelola secara benar, transparan, dan bertanggung jawab. Ia menegaskan pentingnya menghentikan kebocoran kekayaan negara yang selama ini menghambat kemajuan Indonesia.
“Dan saya telah bersumpah di hadapan Yang Maha Kuasa, bahwa saya akan setia kepada bangsa dan rakyat Indonesia selama masih ada napas di kandung badan saya. Hanya dengan pengelolaan kekayaan bangsa, baru kita bisa sungguh-sungguh sejahtera,” tegas Prabowo.
Lebih lanjut, Presiden mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan bertekad mewujudkan Indonesia yang lebih adil. Menurutnya, persatuan nasional merupakan modal utama bangsa untuk keluar dari jerat kemiskinan dan ketimpangan sosial.
“Dan apabila kita berani, apabila kita pandai, apabila kita bertekad, InsyaAllah kekayaan kita cukup untuk seluruh rakyat Indonesia hidup dalam keadaan sejahtera,” pungkasnya.
Prabowo menegaskan, pemerintah akan terus mendorong kebijakan yang berpihak pada kepentingan rakyat, memperkuat tata kelola sumber daya nasional, serta memastikan hasil kekayaan bangsa benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia.
Sumber : KONTAN.CO.ID
Editor : Redaksi Olemah
Website : www.olemah.com
Diterbitkan : 08 Februari 2026

0 Komentar