YAHUKIMO, OLEMAH.COM – Pemerintah Kabupaten Yahukimo kembali menggelar ibadah awal bulan pada Senin, 2 Februari 2026, sebagai bagian dari komitmen pembinaan rohani aparatur sipil negara (ASN). Ibadah berlangsung di Gereja Kemah Injili di Tanah Papua (GKI) Jemaat Metanoia, Dekai, Provinsi Papua Pegunungan, dan diikuti oleh jajaran pimpinan daerah serta seluruh ASN di lingkungan Pemkab Yahukimo.
Ibadah awal bulan ini merupakan kebijakan yang telah ditetapkan oleh Bupati Yahukimo sejak 12 Januari 2026, dengan ketentuan bahwa setiap awal tahun dan setiap awal bulan dilaksanakan ibadah bersama sebagai landasan spiritual dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
Hadir dalam ibadah tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) Yahukimo, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta ASN dari berbagai instansi. Kehadiran lintas perangkat daerah itu menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menyatukan nilai iman dan etika kerja di awal bulan pelayanan.
Pesan Firman: Jangan Lari dari Panggilan
Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Romi R., yang mengangkat bacaan dari Kitab Yunus 1:1–17 serta Titus 2:1–15. Dalam khotbahnya, Pdt. Toni menekankan tema luasnya kasih sayang Allah yang menyelamatkan dan peringatan agar setiap orang—termasuk para pelayan publik—tidak lari dari panggilan dan tanggung jawab yang dipercayakan Tuhan.
Kisah Yunus, menurutnya, menjadi refleksi bagi ASN agar tidak menghindar dari amanah jabatan, tidak “tertidur” secara rohani maupun profesional saat badai persoalan melanda, serta berani bersikap jujur dan bertanggung jawab. “Pelarian dari tanggung jawab dapat membawa dampak bagi banyak orang. Sebaliknya, ketaatan akan menghadirkan pemulihan,” ujarnya.
Melalui Titus 2, jemaat juga diingatkan tentang teladan hidup saleh bagi semua kelompok—orang tua, kaum muda, hingga para hamba—yang relevan diterapkan dalam kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, dan terutama dalam tugas pelayanan pemerintahan.
Sekda: Doa Adalah Fondasi, Kinerja Harus Menyusul
Dalam sambutannya, Sekda Yahukimo menyampaikan bahwa doa merupakan fondasi penting dalam bekerja. “Jika sesuatu sudah diawali dengan doa, itu berarti setengah pekerjaan telah diserahkan kepada Tuhan. Namun setengah lainnya harus dituntaskan dengan kerja nyata dan tanggung jawab,” tegasnya.
Sekda juga mengingatkan sejumlah hal strategis kepada ASN, antara lain:
Kewajiban mengikuti ibadah awal bulan setiap tanggal 1 serta ibadah awal tahun setiap 12 Januari sesuai peraturan bupati.
Pentingnya menjaga integritas, soliditas, dan komunikasi yang sehat antar pimpinan dan staf.
Fokus pada Standar Pelayanan Minimum (SPM), khususnya pada sektor yang bersentuhan langsung dengan masyarakat seperti pendidikan dan kesehatan.
Larangan keterlibatan ASN dalam aktivitas politik praktis dan organisasi yang berpotensi memprovokasi masyarakat.
Penertiban dan verifikasi penggunaan rumah dinas dan aset daerah agar tepat sasaran.
Ajakan menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan sebagai tanggung jawab bersama.
Ia menegaskan bahwa tahun berjalan merupakan tahun kinerja dan evaluasi, sehingga setiap ASN diminta bekerja profesional, disiplin, dan melayani dengan hati. “Gereja dan pemerintah harus berjalan beriringan, saling menguatkan untuk menghadirkan kedamaian dan kesejahteraan bagi masyarakat Yahukimo,” tambahnya.
Penguatan Nilai Iman dan Pelayanan
Ibadah awal bulan ini ditutup dengan ajakan untuk menjadikan iman sebagai sumber kekuatan dalam bekerja, bukan sekadar rutinitas administratif. Pemerintah Kabupaten Yahukimo berharap tradisi ibadah bersama ini mampu memperkuat karakter ASN, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta membangun pemerintahan yang berintegritas dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Dengan pelaksanaan ibadah awal bulan secara konsisten, Pemkab Yahukimo menegaskan komitmennya menghadirkan tata kelola pemerintahan yang tidak hanya profesional, tetapi juga berlandaskan nilai-nilai spiritual dan moral demi terwujudnya Yahukimo yang aman, damai, dan sejahtera.
Sumber : Kaki Abu
Editor : Redaksi Olemah
Website : www.olemah.com
Diterbitkan : 02 Februari 2026

0 Komentar