Forum ini menyoroti eskalasi kekerasan yang dinilai semakin mengkhawatirkan, terutama setelah terjadinya sejumlah kasus penembakan yang menimpa Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tokoh publik di wilayah tersebut.
Kasus Yamis Yohame Jadi Sorotan
Salah satu kasus yang menjadi perhatian utama adalah penembakan terhadap Yamis Yohame, seorang ASN Kabupaten Yahukimo sekaligus senior dan alumni HPMY.
Peristiwa ini disebut menambah daftar panjang korban dalam konflik yang hingga kini belum menemukan penyelesaian yang jelas.
Selain itu, peserta diskusi juga menyinggung kasus penembakan terhadap Tobias Silak yang sebelumnya turut menjadi korban dalam situasi serupa.
“Dua korban ini merupakan figur publik yang berasal dari jaringan mahasiswa dan alumni. Ini menjadi keprihatinan serius bagi kami,” ungkap perwakilan HPMY.
Desak Penyelidikan Tuntas
Dalam pernyataan sikapnya, HPMY menegaskan bahwa kasus-kasus kekerasan tersebut tidak boleh dibiarkan tanpa kejelasan hukum.
Mereka mendesak aparat penegak hukum untuk segera melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap pelaku dan motif penembakan.
“Kami mendesak agar kasus penembakan terhadap saudara kami segera diusut tuntas hingga ke meja hijau. Negara harus hadir memberikan keadilan,” tegas perwakilan HPMY.
Empat Tuntutan Mahasiswa
Diskusi tersebut juga menghasilkan sejumlah tuntutan penting, antara lain:
1. Mendesak aparat keamanan bertindak cepat, profesional, dan transparan
2. Meminta pemerintah menjamin keamanan warga sipil, khususnya ASN
3. Mendorong evaluasi menyeluruh terhadap penanganan konflik di Yahukimo
4. Mengajak masyarakat menjaga stabilitas dan tidak terprovokasi
5. Konsolidasi Mahasiswa Se-Indonesia
Kegiatan ini menjadi bentuk konsolidasi mahasiswa dan pelajar Yahukimo di luar Papua dalam merespons situasi yang terus berkembang.
HPMY menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kasus ini hingga mendapatkan keadilan bagi para korban.
Situasi Keamanan Jadi Perhatian
Hingga saat ini, kondisi keamanan di Yahukimo masih menjadi perhatian berbagai pihak, khususnya terkait perlindungan terhadap masyarakat sipil dan aparatur negara yang bertugas di wilayah tersebut.
Desakan mahasiswa ini menjadi sinyal kuat bagi pemerintah dan aparat penegak hukum untuk segera mengambil langkah konkret dalam menyelesaikan konflik dan menjamin rasa aman bagi masyarakat Yahukimo.
Sumber : Dony Siep
Editor : Redaksi Olemah
Website : www.olemah.com
Diterbitkan : 24 April 2026

0 Komentar