Kenaikan ini diduga dipicu oleh meningkatnya biaya distribusi setelah harga bahan bakar naik, yang berdampak langsung pada harga barang di tingkat pasar.
Harga Sembako Naik Signifikan
Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah komoditas utama mengalami lonjakan harga, di antaranya:
Tomat: Rp50.000/kg
Bawang merah: Rp60.000/kg
Bawang putih: Rp50.000/kg
Jahe: Rp50.000/kg
Cabai keriting: Rp70.000/kg
Cabai rawit: Rp80.000/kg
Kacang merah: Rp45.000/kg
Sawi putih: Rp30.000/kg
Daging babi: Rp180.000/kg
Daging sapi: Rp120.000/kg
Hati sapi: Rp60.000/kg
Harga cabai rawit menjadi yang tertinggi, menembus Rp80 ribu per kilogram.
Dampak Kenaikan BBM
Para pedagang menyebut kenaikan harga ini dipengaruhi oleh meningkatnya ongkos transportasi akibat kenaikan harga bahan bakar.
Distribusi bahan pokok dari luar daerah menjadi lebih mahal, sehingga harga jual di pasar ikut terdongkrak.
Warga Mulai Tertekan
Kenaikan harga sembako ini mulai dirasakan berat oleh masyarakat, terutama ibu rumah tangga yang harus menyesuaikan pengeluaran harian.
Sejumlah warga berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga.
Harapan Intervensi Pemerintah
Masyarakat berharap adanya:
Operasi pasar
Subsidi distribusi
Pengawasan harga
Agar lonjakan harga tidak semakin membebani ekonomi rakyat.
Lonjakan harga sembako di Sentani menjadi perhatian serius, terutama di tengah kondisi ekonomi masyarakat. Stabilitas harga pangan menjadi kunci menjaga daya beli dan kesejahteraan warga.
Sumber : Kaki Abu
Editor : Redaksi Olemah
Website : www.olemah.com
Diterbitkan : 04 Mei 2026

0 Komentar