WAMENA, OLEMAH.COM – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan resmi membuka Pameran Mini Pembangunan 2025 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur Papua Pegunungan, Wamena, pada Rabu (12/8/2026) ini menjadi ruang bagi pemerintah untuk memperlihatkan berbagai program dan capaian pembangunan yang telah dilaksanakan sepanjang Tahun Anggaran 2025.
Pameran tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo, dan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 12 hingga 14 Agustus 2026.
Wadah Transparansi Pembangunan
Dalam sambutannya, Gubernur John Tabo menegaskan bahwa pameran pembangunan digelar sebagai bentuk transparansi pemerintah kepada masyarakat.
Menurutnya, masyarakat tidak hanya perlu mengetahui pembangunan melalui laporan atau pemberitaan, tetapi juga dapat melihat secara langsung berbagai program yang telah dikerjakan pemerintah provinsi.
“Ini fenomena baru bagaimana kita memberi informasi pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan satu tahun anggaran 2025. Antusiasme ini luar biasa,” ujar John Tabo saat membuka pameran.
Ia menambahkan bahwa pembangunan Papua Pegunungan tidak hanya terpusat di Wamena, tetapi dilaksanakan di seluruh wilayah provinsi yang meliputi delapan kabupaten, yakni Jayawijaya, Lanny Jaya, Tolikara, Yahukimo, Pegunungan Bintang, Yalimo, Mamberamo Tengah, dan Nduga.
Tampilkan Program dari Berbagai OPD
Berbagai stan yang disiapkan dalam pameran menampilkan program dan hasil kerja dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan.
Pameran ini sekaligus menggambarkan pelaksanaan pembangunan pada periode awal kepemimpinan Gubernur John Tabo dan Wakil Gubernur Ones Pahabol.
Materi pameran mencakup berbagai sektor pembangunan, mulai dari infrastruktur, pendidikan, pertanian, koperasi, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Pendidikan dan Pertanian Jadi Sorotan
Pada sektor pendidikan, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menyampaikan bahwa sekitar 800 peserta didik telah memperoleh dukungan pembiayaan pendidikan.
Dari jumlah tersebut, sekitar 300 peserta didik telah menyelesaikan pendidikan, sementara sekitar 500 lainnya masih menerima dukungan pembiayaan dari pemerintah provinsi.
Sementara itu, di sektor pertanian, pemerintah terus mendorong peningkatan produktivitas komoditas lokal seperti sayur-mayur, umbi-umbian, dan kopi.
Dukungan diberikan melalui penyediaan sarana pertanian, bantuan traktor, bantuan modal usaha, serta pembinaan bagi para petani di berbagai kabupaten.
Diramaikan Lomba Pelajar
Selain menampilkan capaian pembangunan, pameran mini juga diramaikan dengan berbagai perlombaan yang melibatkan pelajar, antara lain fashion show, lomba pidato, dan cerdas cermat.
Kegiatan tersebut diselenggarakan bekerja sama dengan TP PKK Provinsi Papua Pegunungan, sehingga suasana pameran menjadi lebih semarak dan menarik perhatian masyarakat.
John Tabo berharap pameran pembangunan dapat menjadi agenda rutin tahunan sebagai sarana komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
Menurutnya, melalui pameran tersebut masyarakat dapat berinteraksi langsung dengan OPD, memperoleh penjelasan mengenai program pemerintah, serta mengetahui secara langsung wilayah dan sektor yang menjadi sasaran pembangunan.
“Setiap tahun kami akan tunjukkan, ini yang kita kerjakan. Kita berbicara sekarang fakta, kita tidak berbicara katanya atau kira-kira,” tegas John Tabo.
Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menilai bahwa keberadaan pameran pembangunan bukan hanya menjadi bagian dari kemeriahan menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam memperkuat akuntabilitas, transparansi, dan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan daerah.
Sumber : Humas Provinsi Papua Pegunungan
Editor : Redaksi Olemah
Website : www.olemah.com
Diterbitkan : 12-Agustus 2026


0 Komentar