PONOROGO, OLEMAH.COM — Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, KH Hasan Abdullah Sahal, menyampaikan pesan tentang kesederhanaan dan keteladanan pimpinan pesantren saat menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Gontor di Ponorogo, Jawa Timur.
Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan Presiden Prabowo Subianto pada Sabtu, 19 September 2026. KH Hasan menegaskan dirinya terbuka terhadap kritik, termasuk protes dan demonstrasi, apabila kehidupan pimpinan pondok lebih mewah dibandingkan para santri.
Makanan, Pakaian hingga Tempat Tinggal
KH Hasan menyebut sejumlah aspek kehidupan yang dapat menjadi ukuran kesederhanaan pimpinan, mulai dari makanan, pakaian, kendaraan hingga tempat tinggal.
Ia mengatakan apabila apa yang dimakan, dipakai, ditempati atau dikerjakan pimpinan lebih dari yang diterima para santri, maka kritik dan protes diperbolehkan.
“Kalau apa yang saya makan, apa yang saya pakai, apa yang saya tempati, apa yang saya kerjakan lebih daripada santri, boleh diprotes, boleh dikritik, boleh didemo.”
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai penegasan mengenai prinsip kesederhanaan dan kesetaraan yang menurutnya menjadi bagian dari kehidupan di Gontor.
Bagian dari Nilai Kesederhanaan Gontor
Dalam pidatonya, KH Hasan mengaitkan prinsip tersebut dengan nilai keikhlasan yang diwariskan para pendiri Gontor. Menurutnya, perjalanan satu abad Gontor dibangun melalui pengabdian dan prinsip yang diwariskan sejak awal berdirinya pesantren.
Peringatan 100 tahun Gontor menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang pesantren sekaligus memperkuat nilai pendidikan, pengabdian dan keteladanan dalam kehidupan pesantren.
Prabowo Hadiri Resepsi 100 Tahun Gontor
Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Gontor di Ponorogo turut dihadiri Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah pejabat negara, tokoh pendidikan, perwakilan negara sahabat dan para alumni.
Dalam sambutannya, Prabowo juga menanggapi pidato KH Hasan dan menyebut penyampaian pimpinan Gontor tersebut modern serta efisien.
Momentum satu abad Gontor tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk menegaskan kembali pentingnya kesederhanaan, pengabdian dan pendidikan dalam perjalanan Pondok Modern Darussalam Gontor.
Sumber : Wawan
Editor : Redaksi Olemah
Website : www.olemah.com
Diterbitkan : 22 September 2026

0 Komentar