Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Yahukimo, Redison Manurung, didampingi Asisten II Setda Yahukimo, Kapolres Yahukimo, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), organisasi kepemudaan KNPI dan GAMKI Yahukimo, unsur TNI-Polri, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), tokoh masyarakat, serta tokoh gereja.
Tim Terpadu Pekat dibentuk sebagai langkah bersama untuk menekan berbagai bentuk penyakit masyarakat, termasuk peredaran minuman keras (miras), perjudian seperti togel dan judi online, sabung ayam, serta aktivitas prostitusi dan warung remang-remang.
Penertiban diawali dari kawasan eks Pasar Lama Dekai, kemudian dilanjutkan menuju kawasan warung remang-remang di Kali Bonto.
Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pemantauan sekaligus penertiban terhadap sejumlah aktivitas yang menjadi perhatian pemerintah dan masyarakat.
Sekda: Ini Komitmen Bersama
Sekda Yahukimo, Redison Manurung, mengatakan penertiban tersebut merupakan bentuk komitmen bersama pemerintah daerah, aparat keamanan, organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, dan tokoh agama untuk memberantas penyakit sosial di Kabupaten Yahukimo.
“Ini merupakan komitmen pemerintah daerah bersama seluruh lapisan masyarakat dalam rangka memberantas penyakit sosial atau penyakit masyarakat di Kabupaten Yahukimo,” ujar Redison saat memimpin kegiatan penertiban di Dekai.
Menurut Redison, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil rapat bersama yang dilaksanakan sehari sebelumnya. Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah dan unsur terkait menyepakati langkah konkret untuk memberantas berbagai bentuk penyakit masyarakat di Yahukimo.
“Kegiatan ini merupakan hasil rapat bersama yang kami lakukan pada hari Rabu. Dalam rapat tersebut, kita sepakat untuk memberantas semua penyakit masyarakat ini dari Kabupaten Yahukimo,” katanya.
Redison menegaskan bahwa upaya pemberantasan penyakit masyarakat tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah dan aparat keamanan. Dukungan masyarakat menjadi bagian penting agar upaya tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan.
Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat mendukung langkah penertiban yang dilakukan Tim Terpadu Pekat.
“Atas nama pemerintah daerah, kami berharap tidak ada masyarakat yang menghalangi tindakan pemerintah dalam upaya memberantas penyakit masyarakat dari Bumi Yahukimo ini,” tegasnya.
Eks Pasar Lama Akan Dibangun Kembali
Selain melakukan penertiban, Pemerintah Kabupaten Yahukimo juga memberikan perhatian terhadap penataan kawasan eks Pasar Lama Dekai yang sebelumnya terdampak kebakaran.
Redison menjelaskan bahwa kawasan tersebut direncanakan akan dibangun kembali menjadi pasar masyarakat Yahukimo.
Pembangunan pasar tersebut diharapkan dapat menyediakan tempat yang lebih layak dan aman bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas perdagangan, khususnya bagi mama-mama Papua yang selama ini menggantungkan perekonomian keluarga melalui kegiatan perdagangan.
Menurut Redison, rencana tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah pusat yang sebelumnya telah disampaikan saat Menteri Perdagangan dan Perindustrian melakukan kunjungan ke Yahukimo.
“Menteri Perdagangan dan Perindustrian Indonesia saat berkunjung ke Yahukimo beberapa waktu lalu telah berkomitmen untuk membangun pasar bagi mama-mama dan masyarakat Yahukimo,” jelasnya.
Dengan rencana pembangunan kembali tersebut, kawasan eks Pasar Lama diharapkan dapat kembali menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat dengan kondisi yang lebih aman, tertib, dan layak.
“Oleh sebab itu, lokasi eks Pasar Lama pascakejadian kebakaran ini akan dibangun kembali sebagai pasar masyarakat Yahukimo,” pungkas Redison.
Sinergi untuk Yahukimo yang Aman
Penertiban Tim Terpadu Pekat menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Yahukimo bersama TNI-Polri dan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan kondisi yang aman, tertib, dan kondusif.
Pemerintah daerah berharap sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, tokoh gereja, serta masyarakat dapat terus diperkuat.
Langkah tersebut diharapkan tidak hanya bersifat penertiban, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama membangun lingkungan sosial yang lebih sehat, aman, dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di Kabupaten Yahukimo.
Sumber : Diskominfo Yahukimo
Editor : Redaksi Olemah
Website : www.olemah.com
Diterbitkan : 12 September 2026

0 Komentar