Otniel Sobolim, salah satu intelektual Yahukimo sekaligus Ketua Organisasi Pemuda Soppy, menegaskan bahwa percepatan pelantikan unsur pimpinan DPRK sangat mendesak demi memastikan pemerintahan berjalan efektif.
Pelayanan Publik Terganggu Karena Kekosongan Pimpinan
Dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis malam (13/11/2025), Sobolim menyebut banyak persoalan mendesak di Yahukimo yang membutuhkan peran aktif lembaga legislatif. Mulai dari stabilitas keamanan, kondisi sosial yang rentan, hingga melemahnya pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Ia menegaskan bahwa kekosongan unsur pimpinan definitif DPRK telah menyebabkan sejumlah agenda kedewanan tidak bisa berjalan.
“Pelayanan publik terhambat. Aktivitas masyarakat seperti berkebun, berburu, sekolah, hingga layanan kesehatan di Dekai sering terganggu. Unsur pimpinan dewan sangat prioritas untuk ditentukan agar para wakil rakyat bisa bekerja maksimal,” ujar Sobolim.
Dokumen Lengkap, Tinggal Tunggu Pelantikan
Menurut Sobolim, seluruh persyaratan administratif telah rampung. Surat keputusan (SK) partai politik terkait penunjukan pimpinan DPRK telah final. SK Gubernur Papua Pegunungan juga telah dikeluarkan bagi:
Son Pahabol, S.IP sebagai Ketua DPRK Yahukimo
Minggituk Kobak sebagai Wakil Ketua I DPRK Yahukimo
periode 2024–2029.
Karena itu, ia mendesak pemerintah daerah — Sekda, Sekwan, dan Bupati — agar segera menyurati Pengadilan Negeri Wamena untuk menetapkan jadwal pelantikan sebelum 19 November 2025, masa berakhirnya jabatan pimpinan sementara.
“Kami minta pelantikan ketua definitif dan wakil ketua dilakukan sebelum jatuh tempo. Jangan sampai DPRK lumpuh hanya karena keterlambatan administratif,” tegasnya.
Desakan Tanpa Unsur Politik
Sobolim menegaskan bahwa dorongan ini murni berdasarkan kondisi nyata di lapangan, bukan karena kepentingan politik kelompok tertentu.
“Ini suara rakyat sipil. Situasi semakin mempersempit ruang kebebasan dan pelayanan publik. Semua fungsi DPR — legislasi, anggaran, dan pengawasan — harus berjalan normal,” tegasnya.
Dukungan dari Anggota DPRK: Kondisi Sudah Mendesak
Sebelumnya, Ketua Komisi C DPRK Yahukimo, Yafet Saram, juga menyampaikan bahwa pelantikan pimpinan definitif harus dipercepat karena banyak agenda kedewanan penting tidak dapat berjalan.
Sejak pimpinan sementara dilantik pada 19 Mei 2025, sudah enam bulan DPRK Yahukimo hanya dipimpin oleh ketua sementara yang kewenangannya terbatas.
“Untuk sidang APBD Induk 2026 harus dipimpin oleh ketua definitif. Semua dokumen dan SK sudah siap. Kami minta segera dilantik,” ujar Saram.
Harapan Masyarakat Yahukimo
Desakan ini menunjukkan harapan besar masyarakat Yahukimo agar lembaga legislatif segera bekerja penuh demi menjawab berbagai persoalan yang terjadi.
Baik kalangan intelektual maupun anggota DPRK menilai bahwa kelambatan pelantikan hanya akan memperburuk kondisi keamanan, ekonomi, dan pelayanan publik di daerah tersebut.
Sumber : Kaki Abu
Editor : Redaksi Olemah
Website : www.olemah.com
Diterbitkan : 14 November 2025

0 Komentar