Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan 25 poin pernyataan sikap, yang menegaskan penolakan terhadap aktivitas dan pembangunan militer di Yahukimo. Selain itu, mereka mendesak penghentian kriminalisasi terhadap warga sipil, perlindungan hak asasi manusia (HAM), serta pemenuhan hak-hak dasar masyarakat Yahukimo.
Koordinator Lapangan Umum aksi, Roni Mirin, menegaskan bahwa kehadiran militer secara masif di wilayah Yahukimo justru memperburuk situasi keamanan dan menciptakan ketakutan di tengah masyarakat.
“Kami dengan tegas menolak militerisme di Yahukimo karena kehadiran aparat bersenjata di tengah permukiman warga telah menimbulkan rasa takut, trauma, dan ketidakamanan bagi masyarakat sipil,” tegas Roni Mirin dalam orasinya.
Ia menyebut, dalam berbagai peristiwa, masyarakat sipil kerap menjadi korban penyisiran aparat, intimidasi, hingga tindakan kekerasan yang dinilai melanggar prinsip-prinsip HAM.
“Militer seharusnya melindungi rakyat, bukan menciptakan ketakutan. Kami mendesak penghentian penyisiran rumah warga, pemasangan alat peledak di sekitar permukiman, serta segala bentuk kriminalisasi terhadap masyarakat sipil di Yahukimo,” lanjutnya.
Massa aksi juga menegaskan bahwa pembangunan di Yahukimo seharusnya berfokus pada sektor pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat, bukan pada pendekatan keamanan bersenjata. Mereka meminta pemerintah daerah, DPRD, serta pemerintah pusat untuk mendengar dan menindaklanjuti aspirasi rakyat Yahukimo secara serius.
Aksi demonstrasi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat keamanan. Hingga aksi berakhir, belum ada pernyataan resmi dari DPRD Kabupaten Yahukimo terkait tuntutan yang disampaikan Front Mahasiswa Yahukimo Se-Indonesia.
Demonstrasi ini menegaskan meningkatnya suara kritis generasi muda Yahukimo terhadap kebijakan keamanan di wilayah Papua Pegunungan, sekaligus menjadi pengingat bahwa pendekatan kemanusiaan dan dialog damai masih menjadi tuntutan utama masyarakat sipil.
Sumber : iNewsJayapura.id
Editor : Redaksi Olemah
Website : www.olemah.com
Diterbitkan : 22 Januari 2026

0 Komentar