Berita Terbaru

6/recent/ticker-posts

Demo Damai Tolak Bandara Antariksa dan Markas TNI, Warga Biak–Supiori Sampaikan Aspirasi ke DPRK

BIAK, OLEMAH.COM – Ratusan warga dari berbagai elemen masyarakat menggelar aksi demo damai menolak rencana pembangunan Bandara Antariksa dan Markas Batalyon TNI di wilayah Biak dan Supiori, Selasa (4/2/2026). Massa turun ke jalan membawa spanduk dan menyuarakan penolakan terhadap kebijakan yang dinilai berdampak langsung pada ruang hidup masyarakat adat.

Dalam orasinya, Ketua Dewan Adat setempat menyampaikan kekhawatiran atas masa depan tanah dan hutan adat. Ia menyebut masyarakat merasa terancam oleh berbagai proyek yang dinilai akan mempersempit ruang hidup orang Papua.

“Tanah kami habis, hutan kami habis. Kami orang Papua tidak pernah membayangkan nasib kami seperti ini,” ujar perwakilan adat dalam orasi yang disambut sorak massa.

Para peserta aksi juga menyampaikan perbandingan sejarah yang mereka pahami, dengan menekankan bahwa pendidikan, kesehatan, dan kehidupan sosial menjadi harapan utama masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikan sebagai pandangan peserta aksi, bukan sikap resmi pemerintah.

Selain orasi, massa aksi membacakan pernyataan sikap yang menyoroti kebijakan nasional terkait penetapan Papua sebagai basis Proyek Strategis Nasional (PSN). Dalam pernyataan itu, mereka menyebut kebijakan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto berpotensi berdampak pada wilayah adat di sejumlah daerah Papua, termasuk Merauke, Sorong Raya, Biak Numfor, dan Supiori.

Perwakilan massa menyatakan kekhawatiran bahwa proyek-proyek besar tersebut dapat menghilangkan hak masyarakat adat atas tanah ulayat dan mengancam keberlanjutan hidup generasi mendatang.

“Kalau tanah adat terus diambil, masyarakat kami akan ke mana? Anak cucu kami nanti hidup bagaimana?” kata salah satu juru bicara aksi.

Aksi yang berlangsung tertib itu berakhir dengan penyerahan aspirasi secara langsung kepada DPRK Biak Numfor. Pihak DPRK menyatakan menerima aspirasi masyarakat dan akan menindaklanjutinya sesuai mekanisme yang berlaku.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah pusat maupun TNI terkait tuntutan aksi tersebut. Situasi di Biak dan Supiori dilaporkan kondusif pasca-aksi, dengan pengamanan aparat berjalan tanpa insiden.


Sumber : Kaki Abu 

Editor : Redaksi Olemah

Website : www.olemah.com

Diterbitkan : 05 Februari 2026

Posting Komentar

0 Komentar