Perbincangan ramai dipicu oleh pengumuman militer Israel yang memanggil sekitar 70 ribu tentara cadangan. Angka tersebut kemudian dikaitkan sebagian pengguna media sosial dengan riwayat hadis yang menyebut Dajjal akan diikuti oleh 70 ribu pengikut pada akhir zaman.
Viral di Media Sosial
Salah satu unggahan yang ramai dibagikan berbunyi, “Bentar, 70 ribu pasukan? Kenapa kok spesifik banget 70 ribu? Jadi jangan-jangan konspirasi Dajjal sebenarnya sudah turun, hanya saja lagi bekerja di balik layar Israel dan US, itu bener?”
Cuitan tersebut menyebar luas dan memicu perdebatan sengit di kalangan netizen. Sebagian pengguna mengaitkannya dengan tanda-tanda kiamat, sementara yang lain menolak penafsiran tersebut dan menilai pengaitan angka tersebut sebagai kebetulan semata.
Fenomena ini tidak hanya terjadi di X, tetapi juga meluas ke platform lain seperti Instagram, di mana isu Dajjal dan narasi akhir zaman kerap dikaitkan dengan perkembangan konflik geopolitik terkini.
Pandangan Ahli
Sejumlah ahli tafsir dan pengamat keagamaan menegaskan bahwa pemahaman mengenai hadis akhir zaman memiliki beragam interpretasi. Mereka mengingatkan agar masyarakat tidak secara langsung mengaitkan teks-teks keagamaan dengan peristiwa politik atau militer kontemporer tanpa kajian yang mendalam.
Menurut para akademisi, angka dalam hadis sering kali memiliki konteks historis dan simbolik, sehingga tidak selalu dapat dipadankan secara literal dengan kejadian modern.
Dominasi Isu di Tengah Ketegangan Global
Meski belum ada bukti faktual yang menghubungkan riwayat hadis tentang Dajjal dengan situasi konflik saat ini, topik tersebut tetap mendominasi diskusi daring bersama pemberitaan terkait Iran, Israel, dan dinamika geopolitik Timur Tengah.
Pengamat media sosial menilai fenomena ini menunjukkan bagaimana isu keagamaan dan politik global dapat saling memengaruhi persepsi publik, terutama di tengah situasi krisis internasional yang sensitif.
Hingga kini, diskusi di media sosial masih berlangsung dengan berbagai sudut pandang yang muncul dari masyarakat.
Sumber : ***
Editor : Redaksi Olemah
Website : www.olemah.com
Diterbitkan : 02 Maret 2026

0 Komentar