Menurut Netanyahu, operasi tersebut tidak ditujukan kepada warga sipil, melainkan fokus pada target strategis milik Iran.
Target Serangan: IRGC dan Aset Strategis
Netanyahu menjelaskan bahwa serangan Israel difokuskan pada:
Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC)
Para pemimpin militer Iran
Fasilitas strategis
Aset ekonomi yang mendukung kekuatan militer
Ia menegaskan bahwa langkah ini diambil sebagai respons atas ancaman yang dinilai semakin luas dan berbahaya.
Respons atas Serangan ke Tel Aviv
Pernyataan tersebut muncul setelah adanya laporan serangan yang menghantam Tel Aviv pada Minggu, 22 Maret 2026.
Netanyahu menyebut serangan itu sebagai bukti nyata bahwa Iran telah menjadi ancaman global.
“Ini bukan hanya ancaman bagi Israel, tetapi bagi dunia,” tegasnya.
Israel: Iran Ancaman Global
Dalam pernyataannya, Netanyahu juga menuding Iran sebagai pihak yang membahayakan stabilitas internasional.
Ia menilai bahwa respons tegas diperlukan, tidak hanya oleh Israel, tetapi juga oleh sekutu-sekutunya.
Situasi ini semakin memperkuat kekhawatiran dunia internasional akan potensi eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.
Potensi Eskalasi Konflik
Pengamat menilai, pernyataan keras Netanyahu bisa memperbesar tensi geopolitik di kawasan.
Konflik antara Israel dan Iran berpotensi:
Meluas ke negara lain
Mengganggu stabilitas global
Berdampak pada ekonomi dan energi dunia
Hingga saat ini, dunia internasional terus menyerukan deeskalasi untuk mencegah konflik yang lebih besar.
Sumber : KOMPAS.TV
Editor : Redaksi Olemah
Website : www.olemah.com
Diterbitkan : 24 Maret 2026

0 Komentar