Pembukaan konferensi berlangsung penuh sukacita, kebersamaan, dan semangat pelayanan yang tinggi. Ratusan jemaat, hamba Tuhan, tokoh gereja, tokoh masyarakat, kaum profesional, serta tamu undangan dari berbagai wilayah hadir untuk mengikuti momentum penting dalam perjalanan pelayanan Gereja Kingmi di wilayah Amuma.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Koordinator Kingmi Kabupaten Yahukimo Lamber Pase, perwakilan kaum profesional Maroli Heluka, EV Ayus Matuan, para pendeta, penginjil, penatua, diaken, serta jemaat dari berbagai pos pelayanan di wilayah Amuma dan sekitarnya.
Mengusung Tema "Berubah untuk Menjadi Kuat"
Konferensi II Klasis Amuma tahun 2026 mengangkat tema:
"Berubah untuk Menjadi Kuat"
dengan subtema:
"Melalui Konferensi II Gereja Dipanggil untuk Memperbarui dan Meningkatkan Iman Kehidupan Umat Tuhan Klasis Amuma"
berdasarkan firman Tuhan dalam Roma 12:1-21.
Tema tersebut menjadi refleksi bagi seluruh peserta konferensi untuk terus melakukan pembaruan diri, memperkuat iman, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memperkokoh kesaksian gereja di tengah berbagai tantangan kehidupan masyarakat Papua saat ini.
Ketua Panitia Apresiasi Dukungan Semua Pihak
Ketua Panitia Konferensi II Klasis Amuma, Isai Heluka, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya konferensi tersebut.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan konferensi tidak terlepas dari kerja sama seluruh jemaat, panitia, tokoh gereja, kaum profesional, serta masyarakat yang telah memberikan dukungan dalam berbagai bentuk.
"Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia, jemaat, kaum profesional, pemerintah, dan semua pihak yang telah membantu melalui doa, tenaga, pikiran, maupun bantuan dana sehingga Konferensi II Klasis Amuma dapat terlaksana dengan baik," ujar Isai Heluka.
Ia menegaskan bahwa semangat kebersamaan yang ditunjukkan seluruh jemaat menjadi bukti nyata bahwa pelayanan gereja hanya dapat berkembang apabila dibangun di atas persatuan dan kasih Kristus.
Sinode Harapkan Lahir Pemimpin yang Takut Akan Tuhan
Dalam sambutannya, Sekretaris Sinode Kingmi di Tanah Papua, Dominggus Pigai, menyampaikan apresiasi atas kerja keras panitia dan seluruh jemaat yang telah mempersiapkan konferensi tersebut.
Ia berharap konferensi yang berlangsung pada 9–11 Juni 2026 ini dapat menghasilkan keputusan-keputusan terbaik bagi kemajuan pelayanan gereja serta melahirkan pemimpin-pemimpin yang memiliki integritas, spiritualitas yang kuat, dan hati yang melayani.
"Kiranya seluruh proses konferensi berjalan sesuai tuntunan Tuhan dan berdasarkan Anggaran Dasar serta Anggaran Rumah Tangga Gereja Kingmi di Tanah Papua. Semoga dari konferensi ini lahir pemimpin-pemimpin yang mampu melayani dengan hati, takut akan Tuhan, dan menjadi berkat bagi umat serta masyarakat Papua," kata Pigai.
Menurutnya, gereja memiliki peran penting dalam menjaga persatuan, membangun karakter umat, serta menjadi terang dan garam bagi masyarakat di tengah berbagai perubahan sosial yang terjadi saat ini.
Apresiasi Semangat Persatuan Antar Jemaat
Dominggus Pigai juga memberikan apresiasi terhadap semangat persatuan yang ditunjukkan seluruh komponen gereja selama pelaksanaan konferensi.
Ia menilai keterlibatan berbagai unsur gereja, termasuk jemaat Kingmi, GKII, para hamba Tuhan, serta tamu undangan dari berbagai klasis menunjukkan bahwa semangat persaudaraan dan pelayanan terus terjaga dengan baik.
Menurutnya, persatuan gereja menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan pelayanan di masa depan.
Tetapkan Pengurus Baru Periode 2026–2031
Salah satu agenda penting dalam Konferensi II Klasis Amuma adalah pemilihan dan penetapan Badan Pengurus Klasis Amuma periode 2026–2031.
Melalui proses konferensi yang berlangsung sesuai mekanisme organisasi gereja, peserta konferensi akhirnya menetapkan kepengurusan baru yang akan memimpin pelayanan Klasis Amuma selama lima tahun ke depan.
Atas nama Sinode Kingmi di Tanah Papua, Dominggus Pigai menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus yang terpilih.
Ia juga memberikan penghargaan kepada pengurus periode sebelumnya atas dedikasi, pengorbanan, dan pelayanan yang telah diberikan bagi kemajuan gereja.
"Kami mengucapkan selamat kepada pengurus yang baru terpilih. Jalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, kerendahan hati, dan semangat pelayanan. Kepada pengurus lama kami menyampaikan terima kasih atas seluruh pengabdian yang telah diberikan selama ini," ujarnya.
Harapan untuk Pelayanan yang Lebih Baik
Sementara itu, Ketua Koordinator Kingmi Kabupaten Yahukimo, Lamber Pase, menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian konferensi dapat berjalan dengan baik dan lancar.
Ia berharap kepengurusan yang baru mampu meningkatkan kualitas pelayanan, pembinaan jemaat, serta memperkuat persekutuan gereja di seluruh wilayah Amuma.
Menurutnya, gereja harus terus hadir menjawab kebutuhan umat melalui pelayanan rohani, pendidikan iman, dan pembinaan generasi muda gereja.
Momentum Penguatan Iman dan Persatuan
Konferensi II Klasis Amuma dinilai menjadi momentum penting bagi seluruh jemaat untuk memperbarui komitmen iman, memperkuat persatuan, serta meningkatkan kualitas pelayanan gereja di tengah perkembangan zaman.
Selain sebagai forum organisasi gereja, konferensi ini juga menjadi wadah untuk mengevaluasi pelayanan, merumuskan program kerja, dan menentukan arah pelayanan gereja ke depan.
Dengan semangat tema "Berubah untuk Menjadi Kuat", seluruh peserta diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi gereja, keluarga, masyarakat, dan Tanah Papua.
Konferensi II Klasis Amuma diharapkan menjadi titik awal lahirnya pelayanan yang semakin kuat, gereja yang semakin dewasa dalam iman, serta kepemimpinan yang mampu membawa berkat bagi umat Tuhan dan masyarakat Yahukimo secara luas.
Sumber : Ardi Payage
Editor : Redaksi Olemah
Website : www.olemah.com
Diterbitkan : 13-Juni 2026

0 Komentar