Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Yahukimo itu berlangsung di Gedung Industri Kecil Menengah (IKM), Jalan Kurima, Dekai, pada Selasa (7/7/2026).
Pelatihan secara resmi dibuka oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Yahukimo, Bongga Sumule, S.KM., M.Kes.
Dalam sambutannya, Bongga Sumule menegaskan bahwa kopi merupakan salah satu komoditas strategis yang memiliki prospek besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat apabila dikelola secara profesional, mulai dari budidaya hingga proses pengolahan menjadi produk siap jual.
Menurutnya, selama ini kopi Yahukimo memiliki kualitas yang baik, namun nilai ekonominya masih perlu terus ditingkatkan melalui pengolahan yang modern serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
"Pemerintah ingin masyarakat tidak hanya menjual kopi dalam bentuk bahan mentah, tetapi mampu menghasilkan produk olahan yang memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasar regional maupun nasional," ujarnya.
Pelatihan tersebut diikuti oleh 25 peserta yang merupakan pelaku usaha Orang Asli Yahukimo dari Distrik Tangma, Mugi, Kwelamdua, Bomela, dan Distrik Sumo. Kelima distrik tersebut dikenal memiliki potensi perkebunan kopi yang cukup besar dan menjadi salah satu sentra penghasil kopi di Kabupaten Yahukimo.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan materi mengenai teknik penanganan pascapanen, proses sortasi biji kopi, pengeringan, roasting, penggilingan, hingga pengemasan produk agar memenuhi standar kualitas dan memiliki nilai jual yang lebih tinggi.
Selain pembelajaran teori, peserta juga memperoleh praktik langsung mengenai proses pengolahan kopi sehingga mampu menghasilkan produk yang siap dipasarkan kepada konsumen.
Pemerintah Kabupaten Yahukimo berharap pelatihan tersebut dapat menjadi bekal bagi para pelaku usaha untuk mengembangkan usaha kopi secara mandiri serta membuka peluang usaha baru yang mampu meningkatkan pendapatan keluarga.
Asisten II juga mengajak para peserta agar memanfaatkan kesempatan pelatihan dengan sebaik-baiknya sehingga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan di kampung masing-masing.
Ia menilai pengembangan industri kopi lokal bukan hanya akan meningkatkan kesejahteraan petani, tetapi juga dapat membuka lapangan pekerjaan baru, memperkuat ekonomi masyarakat, serta memperkenalkan kopi khas Yahukimo ke pasar yang lebih luas.
Melalui program tersebut, Pemerintah Kabupaten Yahukimo menunjukkan komitmennya dalam mendorong hilirisasi produk pertanian lokal sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
Ke depan, pemerintah berharap semakin banyak generasi muda dan pelaku usaha asli Yahukimo yang terlibat dalam pengembangan industri kopi sehingga komoditas unggulan daerah tersebut mampu menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi Kabupaten Yahukimo.
Sumber : Diskominfo Yahukimo
Editor : Redaksi Olemah
Website : www.olemah.com
Diterbitkan : 07-Juli 2026

0 Komentar