Berita Terbaru

6/recent/ticker-posts

Aliansi Pelajar Se-Yahukimo Serukan Aksi Damai 15 September, Tolak MBG dan Desak Pendidikan Gratis

YAHUKIMO, OLEMAH.COM — Aliansi Pelajar Se-Yahukimo (APY) menyerukan rencana Aksi Demo Damai Jilid II yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 15 September 2026, di halaman Dinas Pendidikan Kabupaten Yahukimo, Dekai.

Dalam seruan tersebut, APY mengajak pelajar dari tingkat SD, SMP, SMA, dan SMK di wilayah Dekai untuk bergabung menyampaikan aspirasi terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan kondisi pendidikan di Kabupaten Yahukimo.

Rencana aksi ini menjadi kelanjutan dari sikap penolakan yang sebelumnya pernah disuarakan pelajar Yahukimo. Pada 3 Februari 2025, Aliansi Pelajar Yahukimo juga menggelar aksi di depan Dinas Pendidikan Kabupaten Yahukimo dengan membawa tuntutan agar pemerintah lebih memprioritaskan pendidikan.

Tolak MBG, Minta Pendidikan Gratis

Dalam seruan yang disampaikan, APY menyatakan menolak pelaksanaan MBG di Yahukimo dan meminta pemerintah mengalihkan perhatian serta anggaran kepada kebutuhan pendidikan.


Pelajar menyampaikan sejumlah kebutuhan yang menurut mereka lebih mendesak, seperti pembangunan perpustakaan, penyediaan buku bacaan, pembangunan pagar sekolah, serta peningkatan sarana dan prasarana pendidikan lainnya.

APY menggunakan kembali gagasan yang pernah disuarakan dalam aksi sebelumnya, yakni bahwa sekolah harus menjadi tempat utama untuk memperoleh pendidikan dan pengetahuan.

Sikap penolakan terhadap MBG di Yahukimo sebelumnya juga telah diberitakan pada Februari 2025. Dalam aksi tersebut, pelajar menyampaikan tuntutan pendidikan gratis dan peningkatan kualitas pendidikan.

Soroti Kondisi Keamanan di Sekolah

Selain persoalan MBG, APY dalam seruannya juga menyoroti kondisi keamanan di sekitar lingkungan sekolah.

Menurut APY, kehadiran aparat keamanan dengan perlengkapan lengkap dan aktivitas patroli di sejumlah titik yang berdekatan dengan sekolah dinilai dapat memengaruhi kenyamanan serta psikologis siswa dalam mengikuti proses belajar mengajar.

APY meminta agar aktivitas keamanan di sekitar sekolah tidak mengganggu kegiatan pendidikan dan proses belajar siswa.

Dalam pernyataannya, APY juga menyinggung kasus seorang pelajar bernama Ivan Kabak yang menurut mereka pernah ditahan pada periode 2024–2025 dengan tuduhan memiliki hubungan dengan kelompok bersenjata. APY menyatakan tuduhan tersebut tidak terbukti dalam proses persidangan.

Olemah.com belum memperoleh dokumen putusan pengadilan yang dapat memverifikasi secara independen seluruh rincian mengenai kasus tersebut.

Soroti Jam Belajar

PY juga menyampaikan perhatian terhadap durasi kegiatan belajar mengajar di Yahukimo.

Menurut mereka, sebelum 2020, kegiatan belajar disebut berlangsung mulai pukul 07.00 hingga sekitar pukul 13.00 waktu setempat. Sementara saat ini, mereka mengklaim sebagian kegiatan belajar berakhir sekitar pukul 10.30.

APY menilai kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius pemerintah agar kualitas pendidikan di Yahukimo dapat ditingkatkan.

APY Klaim Telah Sampaikan Pemberitahuan

Dalam seruan tersebut, APY menyatakan telah menyampaikan surat pemberitahuan mengenai rencana aksi kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Yahukimo dan pihak kepolisian.

Aksi direncanakan berlangsung pada 15 September 2026 di halaman Dinas Pendidikan Kabupaten Yahukimo.

APY mengajak seluruh pelajar dan masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi untuk mengikuti aksi secara damai, tertib, dan bertanggung jawab.

Koordinator Lapangan Aksi Demo Damai, Agus Balingg, tercantum sebagai pihak yang menyampaikan seruan tersebut.

Tiga Pokok Aspirasi

Secara umum, aspirasi yang disampaikan APY mencakup:


Menolak pelaksanaan MBG di Yahukimo dan mendorong agar perhatian serta anggaran lebih diperkuat untuk pendidikan.

Meminta lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, termasuk agar aktivitas keamanan tidak mengganggu proses belajar mengajar.

Mendorong pendidikan gratis dan berkualitas, termasuk peningkatan sarana, perpustakaan, buku, serta fasilitas sekolah.

Di sisi lain, pelaksanaan MBG memang menjadi salah satu program yang tercantum dalam program prioritas pendidikan Yahukimo. Karena itu, tuntutan APY menjadi bagian dari perdebatan publik mengenai prioritas pendidikan dan pemenuhan gizi siswa di daerah tersebut.

Sementara itu, secara nasional, sejumlah kasus dugaan gangguan kesehatan setelah konsumsi menu MBG juga dilaporkan pada September 2026, termasuk di Jawa Timur. Namun, hal tersebut merupakan kasus di daerah lain dan tidak menjadi bukti bahwa pelaksanaan MBG di Yahukimo menyebabkan kejadian serupa.

Olemah.com akan terus mengikuti perkembangan rencana aksi tersebut dan menunggu keterangan dari Pemerintah Kabupaten Yahukimo, Dinas Pendidikan, aparat keamanan, maupun pihak terkait lainnya.

Sumber : Daki Abu You 

Editor : Redaksi Olemah

Website : www.olemah.com

Diterbitkan : 13 September 2026

Posting Komentar

0 Komentar