Berita Terbaru

6/recent/ticker-posts

Legenda Persipura Jayapura Metusalah “Mettu” Duaramuri Tutup Usia

JAYAPURA, Olemah.com – Dunia sepak bola Papua dan Indonesia berduka. Legenda sepak bola Persipura Jayapura dan West Papua, Metusalah “Mettu” Duaramuri, dikabarkan tutup usia pada Selasa, 27 Januari 2026.

Almarhum menghembuskan napas terakhir di RSUD Dok II Jayapura, Papua, sekitar pukul 17.30 Waktu Papua. Kepergian sosok yang dikenal rendah hati, penuh dedikasi, dan berjiwa pemimpin ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta seluruh pecinta sepak bola Papua dan Tanah Air.

Kabar wafatnya Metusalah Duaramuri segera menyebar luas dan dikonfirmasi oleh berbagai pihak di Jayapura. Almarhum dikenang sebagai salah satu putra terbaik Papua yang mendedikasikan hidupnya untuk dunia sepak bola.

Legenda yang Membesarkan Nama Papua

Semasa hidupnya, Metusalah Duaramuri dikenal sebagai bagian penting dari perjalanan panjang kejayaan Persipura Jayapura, klub kebanggaan masyarakat Papua. Kontribusinya tidak hanya tercatat dalam sejarah klub, tetapi juga dalam membentuk mental juara dan karakter pesepak bola Papua.

Bagi masyarakat Papua, almarhum bukan sekadar pemain atau tokoh olahraga. Ia adalah simbol perjuangan, identitas, dan kebanggaan orang Papua di kancah sepak bola nasional.

Teladan bagi Generasi Muda

Rekan sejawat dan para penggemar mengenang Metusalah Duaramuri sebagai pribadi yang disiplin, setia pada klub, serta selalu menjunjung tinggi nilai sportivitas. Ia kerap menjadi panutan bagi pemain muda, mengajarkan bahwa sepak bola bukan hanya soal kemenangan, tetapi juga tentang karakter, kerja keras, dan kecintaan pada tanah kelahiran.

Ucapan duka dan penghormatan mengalir dari berbagai kalangan, mulai dari insan sepak bola, tokoh masyarakat, hingga warga Papua yang merasa kehilangan sosok ayah, kakak, sekaligus guru dalam dunia olahraga.

Nama yang Abadi dalam Sejarah Sepak Bola Papua

Kepergian Metusalah “Mettu” Duaramuri menjadi kehilangan besar bagi sepak bola Papua dan Indonesia. Namun, nama dan jasanya akan terus hidup dalam sejarah dan ingatan masyarakat.

Semangat juang dan keteladanan almarhum diyakini akan terus menyala di setiap lapangan, menginspirasi generasi muda Papua untuk bermimpi dan mengharumkan nama daerahnya melalui sepak bola.

“Selamat jalan ke negeri seberang, legenda. Namamu akan selalu terukir indah dalam hati kami.”

Sumber : Suara Papua

Editor : Redaksi Olemah

Website : www.olemah.com

Diterbitkan : 28 Januari 2026

Posting Komentar

0 Komentar