Berita Terbaru

6/recent/ticker-posts

Ratusan Warga Papua Gelar Aksi Tolak Rasis di Kantor Bupati Jayapura

Sentani, Olemah.com — Ratusan masyarakat Papua yang berasal dari wilayah adat Lapago, Meepago, dan Grime (Tanah Merah) menggelar aksi demonstrasi menolak segala bentuk rasisme di Lapangan Upacara Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Rabu (31/12/2025).

Massa aksi mulai berkumpul di ruas jalan Sentani–Genyem sekitar pukul 09.00 WIT sebelum melakukan long march menuju Kantor Bupati Jayapura. Dalam aksi tersebut, peserta membawa berbagai spanduk dan poster berisi pesan persatuan serta penolakan terhadap rasisme di Tanah Papua.

Beberapa spanduk yang dibentangkan bertuliskan, “Kasih Mempersatukan Perbedaan”, “Rasis Musuh Bersama”, “Kami Demo Supaya Jangan Ada Perbedaan di Tanah Tabi”, “Stop Rasis di Tanah Tabi”, hingga “Tidak Ada Gunung dan Pantai, Kitong Satu Papua” dan “Sa dan Ko Papua, No Rasis.”

Tolak Rasis Antar Sesama Orang Papua

Dalam orasinya, Ketua Mahasiswa Lapago Provinsi Papua, Gisman Yanengga, menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk perlawanan terhadap ujaran rasis, termasuk yang dilakukan oleh sesama orang Papua.

“Kami tuan di atas tanah ini, bukan binatang. Kami pikir orang luar saja yang rasis, ternyata sesama orang Papua juga bisa rasis. Ini kami pertegas, ini yang terakhir,” tegas Gisman di hadapan massa aksi.

Ia menyampaikan bahwa aksi ini dipicu oleh beredarnya ujaran rasis yang diduga dilontarkan oleh oknum kepala kampung dan kemudian viral di media sosial. Ujaran tersebut muncul saat berlangsungnya aksi demonstrasi kepala kampung dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kantor Bupati Jayapura sehari sebelumnya.

Seruan Hentikan Rasisme di Tanah Tabi

Para peserta aksi menilai, rasisme dalam bentuk apa pun—baik antar suku, wilayah adat, maupun latar belakang sosial—tidak boleh dibiarkan berkembang di Tanah Papua, khususnya di wilayah Tabi.

Massa aksi menyerukan agar pemerintah daerah, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat bersikap tegas terhadap praktik ujaran kebencian dan rasisme, serta membangun ruang dialog yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan kemanusiaan.

Aksi demonstrasi berlangsung tertib di bawah pengamanan aparat kepolisian. Hingga berita ini diturunkan, massa masih menyampaikan aspirasi secara bergantian melalui orasi damai di Lapangan Gunung Merah, Sentani.

 Sumber : TRIBUN-PAPUA.COM

Editor : Redaksi Olemah

Website : www.olemah.com

Diterbitkan : 01 Januari 2026 

Posting Komentar

0 Komentar