Berita Terbaru

6/recent/ticker-posts

Ibadah Raya Minggu Gereja Moria: Jemaat Diajak Bertumbuh Menuju Kedewasaan Rohani

Wamena, Olemah.com – Jemaat Gereja Moria Gereja Kemah injil Indonesia di Hom-hom melaksanakan Ibadah Raya Minggu pada 8 Maret 2026 dengan tema “Gereja yang Bertumbuh Menjadi Dewasa.” Ibadah berlangsung penuh sukacita dengan keterlibatan berbagai pelayan gereja dalam pelayanan pujian, doa, serta pemberitaan firman Tuhan.

Ibadah dipimpin oleh WL Ibu Fitri Walilo, dengan pelayanan pujian oleh Ibu Male dan Ibu Wini W. Musik ibadah dilayani oleh Pdt. Naman W, sementara Vic. Hana Sesfao menyampaikan firman Tuhan kepada jemaat yang hadir.

Adapun pelayanan lainnya dalam ibadah tersebut antara lain:

Doa Syafaat: Ev. Jordan Yikwa

Doa Persembahan: Ev. Jordan Yikwa

Kolektan: Ibu Upena dan Ibu Marince

LCD: Kristo Sesfao

Usher: Ibu Taudina dan Ibu Tersina K

Pembaca Warta Jemaat: Ibu Yalimina W

Gereja Dipanggil Bertumbuh, Bukan Tetap Bayi Rohani

Dalam khotbahnya, Vic. Hana Sesfao menekankan bahwa menjadi tua adalah hal yang pasti dialami manusia, tetapi menjadi dewasa adalah sebuah pilihan.

Menurutnya, pertumbuhan rohani menjadi tanda bahwa seseorang sungguh hidup di dalam iman kepada Tuhan.

“Menjadi tua itu pasti, tetapi menjadi dewasa adalah pilihan. Demikian juga dengan gereja. Jika tidak ada perubahan dan tidak ada pertumbuhan, maka sulit dikatakan bahwa kita sedang bertumbuh,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa gereja bukanlah gedung atau bangunan, melainkan orang-orang percaya yang hidup sebagai tubuh Kristus.

Karena itu, gereja harus terus berkembang dalam iman, karakter, dan pelayanan.

Jangan Menjadi Kristen “Bonsai”

Dalam khotbahnya, Vic. Hana memberikan ilustrasi tentang pohon bonsai yang indah secara penampilan, tetapi pertumbuhannya dibatasi sehingga tetap kecil.

Ia mengingatkan bahwa banyak orang Kristen yang terlihat rohani dari luar, tetapi sebenarnya kerdil dalam karakter dan fungsi pelayanan.

“Banyak orang Kristen seperti bonsai. Terlihat rohani dari luar, tetapi sebenarnya kerdil dalam karakter dan fungsi. Tuhan tidak ingin kita seperti itu, melainkan bertumbuh menjadi pohon yang besar dan bermanfaat bagi banyak orang,” jelasnya.

Empat Prinsip Gereja Bertumbuh

Dalam renungan firman Tuhan dari Efesus 4:11–16 dan 1 Korintus 3:6–7, disampaikan empat prinsip penting agar gereja dapat bertumbuh menuju kedewasaan rohani:

Pertumbuhan adalah kerja sama antara Allah dan manusia

Manusia menanam dan menyiram, tetapi Allah yang memberi pertumbuhan.

Ada perlengkapan untuk menjadi dewasa

Tuhan memberikan rasul, nabi, penginjil, gembala, dan pengajar untuk membangun iman jemaat.

Kesatuan dalam keanekaragaman

Setiap anggota gereja memiliki fungsi berbeda tetapi tetap satu dalam tubuh Kristus.

Perintah untuk terus bertumbuh

Orang percaya dipanggil untuk terus mengenal Tuhan dan bertumbuh dalam kasih karunia.

Jemaat Diajak Terlibat dalam Pelayanan

Di akhir khotbahnya, Vic. Hana mengajak seluruh jemaat untuk menemukan peran masing-masing dalam pelayanan gereja.

Ia menegaskan bahwa gereja yang dewasa adalah gereja yang setiap anggotanya aktif melayani dan saling membangun.

“Jangan hanya menjadi penonton di gereja. Temukan tugas dan tanggung jawab kita dalam pelayanan, sehingga gereja terus bertumbuh dan semakin menyerupai Kristus,” pesannya.

Ibadah Minggu tersebut berlangsung penuh hikmat dan menjadi penguatan bagi jemaat untuk terus bertumbuh dalam iman, menjaga kesatuan, serta hidup dalam kasih sebagai tubuh Kristus.


Sumber : Kaki Abu

Editor : Redaksi Olemah

Website : www.olemah.com

Diterbitkan : 08 Maret 2026

Posting Komentar

0 Komentar