Hal tersebut disampaikan Kepala Balai Penerapan Modernisasi Pertanian Papua saat menyaksikan penyerahan satu unit traktor bantuan Kementerian Pertanian melalui Pemerintah Kabupaten Jayapura kepada Lanud Silas Papare.
Menurutnya, teknologi sensor tersebut dipasang pada traktor untuk memastikan bahwa alat bantuan pemerintah benar-benar dimanfaatkan dalam kegiatan pertanian di lapangan.
Posisi Traktor Bisa Dipantau Setiap Hari
Ia menjelaskan bahwa melalui sistem sensor tersebut, Kementerian Pertanian dapat mengetahui posisi traktor serta aktivitas penggunaannya setiap hari.
Jika traktor tidak bergerak atau tidak digunakan dalam waktu tertentu, maka sistem akan mendeteksi bahwa alat tersebut tidak dimanfaatkan secara optimal.
“Di dalam traktor ini dipasang sensor. Posisi alat bisa terdeteksi dan datanya langsung terbaca di kementerian. Jadi setiap hari dapat diketahui apakah traktor itu digunakan atau tidak,” jelasnya.
Sebaliknya, jika alat bergerak dan digunakan di lapangan, sistem akan menunjukkan bahwa traktor tersebut sedang dipakai untuk kegiatan pertanian seperti program cetak sawah atau pengolahan lahan.
Deteksi Jika Alat Keluar dari Wilayah Bantuan
Selain memantau aktivitas penggunaan, teknologi sensor tersebut juga mampu mendeteksi apabila alat bantuan dipindahkan keluar dari wilayah penerima bantuan.
Jika traktor bergerak keluar dari daerah yang telah ditetapkan sebagai lokasi penerima bantuan, maka sistem akan memberikan tanda sehingga dapat segera diketahui oleh pihak kementerian.
“Kalau alat itu keluar dari wilayah penerima bantuan, misalnya pindah ke kabupaten lain, tentu akan muncul pertanyaan kenapa alat itu berada di sana. Karena bantuan tersebut diberikan untuk mendukung kelompok tani tertentu,” ujarnya.
Pengawasan Agar Bantuan Digunakan Maksimal
Teknologi sensor ini bertujuan untuk meningkatkan pengawasan terhadap penggunaan alat pertanian bantuan pemerintah agar dapat digunakan secara maksimal, efektif, dan tepat sasaran.
Selain itu, Kementerian Pertanian juga telah menetapkan kebijakan baru terkait pemanfaatan bantuan alat pertanian.
Apabila alat bantuan tersebut tidak digunakan secara optimal oleh kelompok penerima, maka pemerintah dapat menarik kembali atau memindahkan alat tersebut kepada kelompok tani lain yang lebih membutuhkan.
Kebijakan ini diharapkan dapat memastikan seluruh bantuan alat dan mesin pertanian dari pemerintah benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan produksi pertanian serta mendukung program ketahanan pangan nasional.
Sumber : Kaki Abu
Editor : Redaksi Olemah
Website : www.olemah.com
Diterbitkan : 07 Maret 2026

0 Komentar