Berita Terbaru

6/recent/ticker-posts

Ibadah Paskah PGGY Yahukimo: Seruan “Jangan Takut” Menguatkan Iman dan Persatuan Masyarakat

Olemah.com, Yahukimo – Perayaan Hari Raya Paskah bersama Persekutuan Gereja-Gereja Yahukimo (PGGY), pemerintah, dan masyarakat berlangsung penuh khidmat di Yahukimo pada 7 April 2026.

Mengangkat tema “Jangan Takut” (Yesaya 41:10) dan subtema “Sekalipun Aku Berjalan Dalam Lembah Kekelaman, Aku Tidak Takut Bahaya”, ibadah ini menjadi momentum penguatan iman dan persatuan di tengah berbagai tantangan kehidupan masyarakat.

Ibadah dipimpin oleh Pastor Jhon Bunay yang menyampaikan firman Tuhan dengan penuh semangat, mengajak umat untuk tetap percaya dan bersandar kepada Tuhan dalam segala situasi.

“Tuhan menciptakan manusia dengan tujuan mulia. Dalam setiap pergumulan hidup, kita harus tetap percaya bahwa Tuhan hadir dan memelihara,” pesan Pastor Jhon dalam khotbahnya.

Dihadiri Pimpinan Daerah dan Tokoh Masyarakat

Ibadah Paskah ini turut dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Yahukimo, termasuk Bupati dan Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, pimpinan DPRK, kepala OPD, serta masyarakat luas.

Dalam sambutannya, Bupati Yahukimo mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum Paskah sebagai ajakan hidup dalam kasih, damai, dan persatuan.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kehidupan rohani dalam aktivitas sehari-hari.

“Dimanapun kita berada, baik di jalan, di rumah, atau dalam pekerjaan, kita harus tetap mengingat Tuhan dan hidup dalam pujian serta penyembahan,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga mengingatkan masyarakat terkait pentingnya menjaga kesehatan lingkungan, termasuk pengelolaan pemakaman yang baik demi mencegah dampak terhadap kesehatan masyarakat.

PGGY Serukan Keadilan dan Perlindungan Masyarakat

Ketua PGGY, Atias Matuan, dalam kesempatan tersebut menyampaikan pesan penting terkait situasi keamanan di Papua.

Ia mengingatkan aparat keamanan agar tidak melakukan penangkapan terhadap masyarakat secara sembarangan tanpa bukti yang jelas, serta tidak membatasi aktivitas warga yang beraktivitas sehari-hari seperti berkebun.

“Masyarakat Papua hidup dari berkebun. Jangan mencurigai secara berlebihan. Jika mengejar kelompok bersenjata, lakukan sesuai sasaran, bukan kepada masyarakat sipil,” tegasnya.

Ia juga mengimbau semua pihak, termasuk kelompok bersenjata, untuk tidak menyasar fasilitas umum maupun masyarakat sipil.

Selain itu, ia menekankan bahwa fasilitas kesehatan harus menjadi tempat aman bagi semua orang.

“Rumah sakit adalah tempat pelayanan. Jangan membawa senjata atau melakukan penangkapan di sana. Tenaga medis harus bebas melayani siapa saja,” tambahnya.

Momentum Iman, Damai, dan Harapan

Perayaan Paskah ini menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat Yahukimo, sekaligus ajakan untuk hidup dalam iman, kasih, dan damai di tengah berbagai dinamika sosial.

Pesan utama yang disampaikan dalam ibadah ini adalah pentingnya mengandalkan Tuhan, menjaga persatuan, serta membangun kehidupan yang lebih baik bagi generasi mendatang.


Sumber : Kaki Abu

Editor : Redaksi Olemah

Website : www.olemah.com

Diterbitkan : 07 April 2026

Posting Komentar

0 Komentar