Sejumlah warga dari suku Lani yang sebelumnya mengamankan diri di Polres Yahukimo akhirnya dipulangkan kembali ke rumah masing-masing pada minggu (17/5/2026).
Proses pemulangan tersebut dipimpin langsung oleh:
1. Asisten II Pemerintah Kabupaten Yahukimo
2. Kepala Dinas Infokom Yahukimo
3. GAMKI Yahukimo
4. SOPPY
5. 12 kepala suku se-Yahukimo
“Kita Semua Keluarga Yahukimo”
Dalam keterangannya, para tokoh menyampaikan bahwa masyarakat Yahukimo harus tetap menjaga persaudaraan dan tidak membawa konflik dari daerah lain masuk ke Yahukimo.
“Kami nyatakan bahwa kita semua keluarga Yahukimo. Masalah di Wamena tidak bisa dibawa ke Yahukimo,” demikian pernyataan bersama yang disampaikan saat proses pemulangan warga.
Mereka menegaskan bahwa Yahukimo adalah rumah bersama yang harus dijaga dengan damai dan penuh persaudaraan.
Jangan Bawa Konflik ke Yahukimo
Tokoh masyarakat dan pemuda mengingatkan bahwa konflik yang terjadi di Wamena tidak boleh memicu ketegangan baru di wilayah Yahukimo.
“Cukup ada api dan asap di Wamena. Jangan lagi bikin api dari asap di daerah tercinta kita yaitu Yahukimo, rumah kita bersama,” ujar salah satu tokoh saat kegiatan berlangsung.
Seruan tersebut mendapat dukungan masyarakat yang berharap situasi keamanan di Yahukimo tetap aman dan masyarakat dapat beraktivitas dengan normal.
Tokoh Adat dan Pemuda Bergerak Jaga Perdamaian
Keterlibatan 12 kepala suku, GAMKI, SOPPY, serta pemerintah daerah menunjukkan adanya upaya bersama untuk menjaga stabilitas keamanan di Yahukimo.
Mereka mengajak seluruh masyarakat agar:
Tidak mudah terprovokasi
Tidak menyebarkan isu yang memperkeruh keadaan
Menjaga persatuan antar sesama orang Papua
Mengedepankan dialog dan perdamaian
Yahukimo Disebut Rumah Bersama
Para tokoh menegaskan bahwa Yahukimo adalah rumah bersama bagi seluruh masyarakat sehingga perdamaian harus dijaga demi masa depan generasi muda Papua.
Mereka berharap konflik di Wamena segera berakhir dan tidak meluas ke daerah lain di Papua Pegunungan.
Langkah pemulangan warga Lani yang mengungsi di Polres Yahukimo menjadi simbol kuat persatuan dan upaya menjaga perdamaian di tengah situasi konflik Papua Pegunungan. Pemerintah, pemuda, dan tokoh adat berharap Yahukimo tetap aman sebagai rumah bersama seluruh masyarakat.
Sumber : Kadis Kaminfo Yahukimo
Editor : Redaksi Olemah
Website : www.olemah.com
Diterbitkan : 17 Mei 2026

0 Komentar