Plt Kepala Distrik Wamena Kota, Nius L Wenda, menegaskan bahwa selama tiga hari, mulai Sabtu hingga Senin, masyarakat di seluruh wilayah Kota Wamena diwajibkan menjaga ketertiban dan keamanan.
Kebijakan ini berlaku di sejumlah wilayah seperti Pike, Woma, Wesabut, Sinakma, Honelama, hingga seluruh kawasan Kota Wamena.
Tiga Larangan Selama 3 Hari
Dalam imbauannya, pemerintah distrik menetapkan tiga poin penting yang wajib dipatuhi masyarakat:
Tidak diperbolehkan melakukan penjualan pinang selama tiga hari
Dilarang mengonsumsi maupun berada dalam kondisi mabuk akibat minuman keras
Seluruh masyarakat diminta menjaga keamanan dan ketertiban bersama
Langkah ini diambil untuk memastikan suasana tetap kondusif selama peringatan hari bersejarah tersebut.
Ajakan Jaga Kedamaian Bersama
Plt Kepala Distrik menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menciptakan suasana yang aman dan damai.
“Mari kita jaga diri dan jaga keamanan Kota Wamena bersama-sama,” imbaunya.
Kebijakan ini juga menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam menghormati nilai-nilai religius dan budaya masyarakat di Lembah Baliem.
Langkah Cepat Pemerintah Distrik
Menariknya, kebijakan tegas ini langsung dikeluarkan oleh Plt Kepala Distrik yang baru menjabat satu hari, sebagai bentuk kerja nyata dalam menjaga stabilitas wilayah.
Langkah tersebut mendapat perhatian masyarakat sebagai bentuk kepemimpinan yang responsif dan cepat dalam mengambil keputusan strategis.
Peringatan Injil Masuk ke Lembah Baliem bukan hanya momentum sejarah, tetapi juga menjadi ajang refleksi dan persatuan masyarakat, sehingga diperlukan dukungan bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban.
Sumber : Kaki Abu
Editor : Redaksi Olemah
Website : www.olemah.com
Diterbitkan : 17 April 2026

0 Komentar